📖+10 XP
🎧+10 XP
✅+15 XP
Level A1 – PemulaCEFR A1
2 mnt
80 kata
- Negara-negara di Amerika Latin sepakat bekerja sama sekarang.
- Mereka ingin mengatur kecerdasan buatan secara etis dan aman.
- Pertemuan menteri itu diadakan di Republik Dominika oleh para menteri.
- Banyak negara hadir dan berdiskusi tentang AI.
- Mereka membentuk kelompok ahli regional untuk bekerja sama.
- Kelompok itu akan menangani informasi salah dari AI.
- Mereka juga membuat peta jalan kerja sama.
- Kekhawatiran termasuk bias dan hilangnya pekerjaan.
- Mereka ingin melindungi kelompok rentan dan anak-anak.
- Kelompok kerja akan membantu menilai dan memantau kemajuan.
Kata-kata sulit
- kecerdasan buatan — teknologi yang membuat mesin bisa belajar
- mengatur — membuat aturan atau mengendalikan sesuatu
- etis — sesuai dengan aturan moral atau baik
- informasi salah — berita atau data yang tidak benar
- kelompok rentan — orang atau grup yang mudah terkena bahaya
- memantau — mengawasi perkembangan atau keadaan sesuatu
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah menggunakan aplikasi dengan kecerdasan buatan?
- Apakah menurutmu AI harus diatur secara etis?
- Apakah penting melindungi anak-anak dari informasi salah?
Artikel terkait
28 Sep 2025
9 Feb 2022
Connie Nshemereirwe: Sains, Pendidikan, dan Kolaborasi di Afrika
Connie Nshemereirwe, spesialis pengukuran pendidikan dan mantan insinyur, mengajak penelitian di Afrika tumbuh dari akar rumput dan memperkuat hubungan antarilmuwan di global Selatan. Ia juga membahas komunikasi sains dan dampak penutupan sekolah selama pandemi.
4 Apr 2026
Africa Wiki Women: Menambah Keterlihatan Perempuan Afrika
Africa Wiki Women mendorong perempuan Afrika membuat dan memperbaiki konten di platform Wikimedia. Didirikan oleh tiga perempuan, kelompok ini melatih ratusan wanita dan menjalankan pelatihan, kampanye, serta program pendampingan untuk meningkatkan partisipasi.
9 Mar 2022
26 Des 2025