China Mulai Kampanye Dua Bulan untuk Hapus Konten 'Negatif' di InternetCEFR A1
6 Okt 2025
Diadaptasi dari Oiwan Lam, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Guang Yang, Unsplash
- Administrasi Ruang Siber mulai kampanye pada 22 September.
- Kampanye itu berlangsung selama dua bulan penuh.
- Tujuan mereka adalah hapus konten yang negatif.
- Mereka sebut konten itu memicu permusuhan dan kekerasan.
- Perintah berlaku untuk semua saluran online dan video.
- Beberapa influencer terkenal diblokir dan unggahan dihapus.
- Nama yang diblokir termasuk Hu Chenfeng dan Zhang Xuefeng.
- Platform seperti Weibo, Weixin, Douyin dan Bilibili hapus konten.
- Biro Statistik melaporkan pengangguran pemuda 18.9 persen.
Kata-kata sulit
- masalah — Hal yang sulit atau perlu diselesaikan.
- kampanye — Upaya untuk mengajak orang melakukan sesuatu.kampanye baru
- mengurangi — Membuat sesuatu menjadi lebih sedikit.
- konten — Informasi atau materi yang disajikan.konten negatif
- influencer — Orang yang mempengaruhi orang lain.influencer terkenal
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Menurutmu, apa dampak dari kampanye ini?
- Bagaimana kamu melihat peran influencer dalam masyarakat?
- Apa pendapatmu tentang konten negatif di media sosial?
Artikel terkait
Creative Australia Kembalikan Perwakilan untuk Biennale Venesia 2026
Creative Australia membalikkan keputusan yang menyingkirkan seniman Khaled Sabsabi dan kurator Michael Dagostino sebagai perwakilan Australia untuk Biennale Venesia 2026 setelah perdebatan publik, sidang Senat, dan tinjauan independen.
Mengapa firma elit melatih lalu melepaskan karyawan
Sebuah studi menemukan bahwa firma profesional teratas sering merekrut dan melatih karyawan sebelum membiarkan banyak dari mereka pergi. Pola ini bukan kebetulan; firma menggunakan pergantian untuk memberi sinyal kemampuan dan meningkatkan laba.
Ketidaksetaraan dan cara menghentikan pandemi
Matthew M. Kavanagh mengatakan ketidaksetaraan membuat masyarakat lebih rentan dan memperdalam pandemi. Ia mengusulkan perubahan pada pembiayaan, teknologi, dan kebijakan sosial, termasuk penghentian sementara utang dan pabrik regional untuk produksi vaksin.