- Banyak orang sekarang memakai lebih banyak teknologi setiap hari.
- Orang berbicara lebih sedikit secara tatap muka hari-hari ini.
- Interaksi lisan penting untuk hubungan sosial antar orang.
- Para peneliti melihat jumlah kata yang diucapkan turun.
- Penurunan itu terjadi selama beberapa tahun berturut-turut.
- Hasil ini muncul ketika peneliti mengulang studi lama.
- Mereka lalu mencari tahu pengaruhnya pada kehidupan sosial.
- Belum jelas apa dampak jangka panjangnya bagi orang.
- Para penulis mengatakan perlu penelitian lebih lanjut segera.
- Pembicaraan tatap muka mungkin pelan-pelan menghilang di masyarakat.
Kata-kata sulit
- teknologi — perangkat dan alat elektronik untuk komunikasi
- tatap muka — bertemu dan berbicara secara langsung dengan orang
- interaksi — hubungan dan percakapan antara orang-orangInteraksi lisan
- peneliti — orang yang melakukan studi atau penelitian
- penurunan — pengurangan jumlah atau tingkat sesuatu
- dampak — pengaruh atau akibat pada kehidupan orang
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda sering berbicara tatap muka dengan teman?
- Apakah Anda memakai banyak teknologi setiap hari?
- Apakah Anda pikir pembicaraan tatap muka penting?
Artikel terkait
Lemak dalam susu formula bisa memengaruhi hati bayi
Penelitian pada anak babi menunjukkan formula dengan lemak rantai sedang menyebabkan penumpukan lemak di hati lebih cepat dibandingkan lemak rantai panjang. Peneliti menekankan ASI tetap menjadi standar terbaik dan akan melanjutkan studi.
Mengapa firma elit melatih lalu melepaskan karyawan
Sebuah studi menemukan bahwa firma profesional teratas sering merekrut dan melatih karyawan sebelum membiarkan banyak dari mereka pergi. Pola ini bukan kebetulan; firma menggunakan pergantian untuk memberi sinyal kemampuan dan meningkatkan laba.
Studi: Petunjuk PHQ Membuat Hasil Skrining Tidak Konsisten
Penelitian menemukan petunjuk pada Patient Health Questionnaire (PHQ) sering diartikan berbeda oleh peserta. Para peneliti menyarankan memisahkan pertanyaan tentang frekuensi gejala dan tingkat gangguan untuk memperbaiki penilaian.