AI dan foto palsu mengguncang pemilu BangladeshCEFR A2
1 Apr 2026
Diadaptasi dari Zulker Naeen, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Refat Ul Islam, Unsplash
Bangladesh menyelenggarakan pemilihan nasional pada February 12 setelah gelombang protes mahasiswa pada July 2024. Dalam beberapa bulan kampanye, kecerdasan buatan (AI) ikut membentuk informasi publik dan opini pemilih.
Sebuah foto yang tampak menunjukkan pemimpin mahasiswa dengan seorang pria pelaku penembakan tersebar online, lalu pemeriksa fakta mengatakan gambar itu palsu dan dihasilkan oleh AI. Studi selama kampanye juga menemukan banyak kasus manipulasi, termasuk foto kartu yang diedit dan kutipan palsu yang disebarkan untuk menambah kredibilitas.
Kata-kata sulit
- menyelenggarakan — mengadakan atau melaksanakan acara atau kegiatan resmi
- gelombang — banyak kejadian atau orang dalam waktu yang berdekatan
- kecerdasan buatan — sistem komputer yang meniru cara berpikir manusia
- pemeriksa fakta — orang atau tim yang memeriksa kebenaran informasi
- palsu — tidak asli atau dibuat untuk menipu orang
- manipulasi — pengubahan informasi untuk mempengaruhi atau menipu orang
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana menurutmu kecerdasan buatan dapat memengaruhi informasi pemilih?
- Apa yang bisa dilakukan seseorang sebelum membagikan foto yang terlihat kontroversial?
- Mengapa pemeriksa fakta penting selama masa kampanye menurut teks?
Artikel terkait
Film Dokumenter tentang Igor Kon Raih Penghargaan
Sebuah film dokumenter tentang Igor Kon, yang dikenal sebagai seksolog Soviet pertama, memenangkan hadiah sutradara di Artdocfest pada Maret 2025. Film diproduksi oleh studio Berlin Narra dan koperasi Bereg lalu dirilis di kanal YouTube Meduza.
Media sosial dorong penjualan daging satwa liar di Afrika Barat
Sebuah studi di jurnal One Health memperingatkan media sosial dapat meningkatkan perdagangan daging satwa liar di Afrika Barat. Peneliti menemukan iklan di Facebook, pengalihan ke WhatsApp, dan risiko penyakit yang berpindah dari hewan ke manusia.
Tangan bionik dengan kecerdasan buatan untuk genggaman alami
Peneliti University of Utah memasang sensor dan kecerdasan buatan pada prostesis sehingga tangan bionik berperilaku lebih mirip tangan asli. Hasilnya genggaman lebih aman, presisi bertambah, dan banyak tugas sehari-hari bisa dilakukan tanpa latihan lama.