LingVo.club
📖+20 XP
🎧+15 XP
+25 XP
Perubahan politik di Bangladesh setelah pemberontakan July 2024 — Level A2 — A group of people walking down a street holding flags

Perubahan politik di Bangladesh setelah pemberontakan July 2024CEFR A2

7 Apr 2026

Diadaptasi dari Abhimanyu Bandyopadhyay, Global Voices CC BY 3.0

Foto oleh Bornil Amin, Unsplash

Level A2 – Dasar / Elementer
2 mnt
92 kata

Pemandangan politik berubah setelah pemberontakan pelajar pada July 2024. Sheikh Hasina dicopot pada August 5, 2024, dan ribuan anggota Awami League meninggalkan Bangladesh. Sebagian mencari suaka di India, UK, dan US.

Pada May 2025 pemerintahan sementara yang dipimpin Muhammad Yunus melarang Awami League di bawah Anti-Terrorism Act. Mantan Menteri Dalam Negeri Asaduzzaman Khan Kamal meninggalkan negara pada hari yang sama dan sekarang tinggal di Kolkata.

Setelah bersembunyi hampir 19 bulan, Kamal memberi wawancara langsung. Ia mengkritik pemilu baru, menyebutnya tidak adil, dan mengatakan partainya akan menang jika diberi kesempatan ikut serta.

Kata-kata sulit

  • pemberontakanaksi melawan pemerintah oleh kelompok warga
  • mencopotmengeluarkan atau menggantikan pemimpin dari jabatan
    dicopot
  • suakaperlindungan di negara lain untuk orang yang takut
  • pemerintahan sementarapemerintah yang bekerja untuk periode singkat
  • melarangmenetapkan bahwa sesuatu tidak boleh dilakukan

Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.

Pertanyaan diskusi

  • Mengapa beberapa anggota Awami League meninggalkan Bangladesh?
  • Menurut Kamal, apa yang akan terjadi jika partainya diberi kesempatan ikut serta dalam pemilu?
  • Bagaimana perasaanmu jika harus bersembunyi hampir 19 bulan? Ceritakan singkat.

Artikel terkait

Melihat Ketidakpastian sebagai Peluang — Level A2
28 Nov 2025

Melihat Ketidakpastian sebagai Peluang

Penelitian ETH Zurich menguji apakah memandang ketidakpastian sebagai peluang mengubah sikap politik. Setelah presentasi singkat, peserta lebih positif terhadap keberagaman, lebih mendukung perubahan sosial, dan lebih kecil kemungkinan memilih AfD.