Dubioza Kolektiv: 'Yebiga', Kritik pada Kecerdasan BuatanCEFR A1
26 Apr 2026
Diadaptasi dari Global Voices Central & Eastern Europe, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Keagan Henman, Unsplash
- Grup Dubioza Kolektiv merilis lagu baru Yebiga sekarang ini.
- Lagu ini mengkritik ketergantungan masyarakat pada kecerdasan buatan sekarang.
- Lagu sering memakai humor dan kata-kata jenaka di liriknya.
- Video musik menunjukkan elit teknologi dan ide teknokrasi berbahaya.
- Adegan awal menampilkan figur teknologi berdiri bersama di layar.
- Lirik merayakan dunia tanpa buku dan tanpa pemikiran independen.
- Video menampilkan tokoh komik dan perangkat lama bernama HEPEK.
- Lagu ini mendapat banyak tayangan di YouTube dalam sebulan.
Kata-kata sulit
- merilis — mengeluarkan karya baru untuk publik
- ketergantungan — keadaan selalu membutuhkan sesuatu atau orang lain
- kecerdasan buatan — program komputer yang bisa berpikir
- menampilkan — memperlihatkan sesuatu kepada orang lain
- teknokrasi — pemerintah atau sistem yang dikendalikan teknologi
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu suka lagu yang lucu?
- Apakah kamu sering menonton video musik di YouTube?
- Apakah kamu membaca buku setiap minggu?
Artikel terkait
Karibia 2025: Politik, Budaya, dan Lingkungan
Tahun 2025 membawa tantangan politik dan lingkungan bagi Karibia, tetapi juga prestasi kebudayaan dan olahraga. Peristiwa penting meliputi pelantikan presiden Venezuela, kebijakan deportasi AS, rekor musik, badai, dan kelolosan tim ke Piala Dunia.
Tangan bionik dengan kecerdasan buatan untuk genggaman alami
Peneliti University of Utah memasang sensor dan kecerdasan buatan pada prostesis sehingga tangan bionik berperilaku lebih mirip tangan asli. Hasilnya genggaman lebih aman, presisi bertambah, dan banyak tugas sehari-hari bisa dilakukan tanpa latihan lama.