Rumeen Farhana Menang sebagai Calon Independen dengan Simbol BebekCEFR A2
10 Mar 2026
Diadaptasi dari Abhimanyu Bandyopadhyay, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Bornil Amin, Unsplash
Rumeen Farhana adalah pengacara dan politikus yang lama berafiliasi dengan BNP. Setelah tidak mendapat pencalonan pada pemilu 2026, ia maju sebagai calon independen di Brahmanbaria-2 dengan simbol bebek.
Pada 13 Februari ia menggelar jumpa pers sambil memegang seekor bebek hidup, sehingga media menyebutnya "Ibu Bebek". Dalam kampanye ia selalu mengunjungi pemilih pintu ke pintu dan fokus pada kesejahteraan kelas pekerja.
Ia melaporkan pelecehan secara daring dan luring, termasuk konten seksual yang dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kemudian memenangkan kursi itu dengan selisih suara besar. Partainya lalu mengeluarkannya.
Kata-kata sulit
- pengacara — Orang yang bekerja memberi nasehat hukum
- politikus — Orang yang aktif dalam kegiatan politik
- calon independen — Orang yang maju tanpa dukungan partai
- jumpa pers — Pertemuan resmi untuk berbicara kepada media
- kesejahteraan — Kondisi hidup yang aman dan kebutuhan terpenuhi
- pelecehan — Perlakuan buruk yang membuat orang merasa terganggu
- kecerdasan buatan — Teknologi komputer yang meniru kemampuan manusiakecerdasan buatan (AI)
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu setuju calon politik harus mengunjungi pemilih pintu ke pintu? Mengapa?
- Bagaimana perasaanmu jika media memberi julukan seperti "Ibu Bebek" kepada seorang politikus?
Artikel terkait
Kontroversi pengunjung 'Sheikh' dan kantor keluarga di Hong Kong
Seorang pria yang diperkenalkan sebagai sheikh mengklaim akan membawa investasi ke Hong Kong dan hendak membuka kantor keluarga. Media dan pejabat mempertanyakan identitasnya; pemerintah belum memberi penjelasan dan otoritas AS mengeluarkan peringatan tentang kaitan kripto.
Media Sosial: Manfaat dan Risiko Informasi
Media sosial memberi dukungan dan informasi, tetapi juga menyebarkan ujaran kebencian, kebohongan, dan bahaya nyata. Perubahan kebijakan dan teknologi—termasuk keputusan Meta Januari 2025 dan AI generatif—memperbesar manfaat sekaligus risiko.
Unjuk Rasa Pelajar di Nepal Memicu Bentrokan Fatal
Pada awal September 2025 unjuk rasa pelajar di Kathmandu berkembang menjadi bentrokan setelah polisi menembak ke kerumunan; setidaknya 19 orang tewas. Pemerintah menunjuk Sushila Karki sebagai perdana menteri sementara dan menjanjikan penyelidikan serta pemilihan baru.