Krisis Piala Dunia T20 2026: Bangladesh Tolak Main di IndiaCEFR A1
19 Jan 2026
Diadaptasi dari Zulker Naeen, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Refat Ul Islam, Unsplash
- Piala Dunia T20 2026 menjadi krisis besar.
- Bangladesh menolak bermain di India karena takut.
- Mereka khawatir tentang keselamatan pemain dan tim.
- Ada laporan ancaman untuk suporter yang memakai warna tim.
- Sebuah laporan risiko bocor ke publik.
- Laporan itu mengatakan ancaman 'sedang'.
- Hubungan politik kedua negara kini tegang.
- Pembatasan visa membuat perjalanan menjadi sangat sulit.
- Jurnalis dan sponsor juga menghadapi hambatan.
- Bangladesh menuntut keamanan dan martabat warganya.
Kata-kata sulit
- krisis — masalah besar dan sangat serius
- menolak — tidak setuju atau tidak mau melakukan
- keselamatan — keadaan aman dari bahaya atau cedera
- ancaman — kata atau perbuatan yang menyakiti orang
- bocor — keluar atau tersebar ke publik tanpa izin
- pembatasan visa — aturan yang membuat perjalanan sulit
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu khawatir tentang keselamatan saat bepergian?
- Apakah menurutmu penting memberi keamanan untuk pemain olahraga?
- Pernahkah kamu membaca berita atau laporan yang bocor di internet?
Artikel terkait
Militarisasi di Selatan Trinidad Mengganggu Nelayan
Desa-desa Icacos dan Cedros di selatan Trinidad menghadapi tekanan keamanan karena ketegangan AS–Venezuela. Nelayan menghindari perairan jauh, pendapatan menurun, dan layanan lokal tertekan; pemerintah berusaha menjaga kontrol perbatasan tanpa terlibat langsung.
Propaganda dan Liputan Media pada Unjuk Rasa 28 June di Beograd
Analisis Nataša Stanojević (ISAC) yang diterbitkan ulang oleh Global Voices meneliti liputan media dan respons politik terhadap unjuk rasa besar pada 28 June di Beograd. Sekitar 140,000 orang turut serta; media pro-pemerintah melabeli peserta, sementara laporan independen mencatat sebagian besar aksi damai dan penggunaan kekuatan berlebihan oleh polisi.