📖+10 XP
🎧+10 XP
✅+15 XP
Protes Gen Z di Kathmandu: Jurnalis Jadi Sasaran KekerasanCEFR A1
2 Okt 2025
Diadaptasi dari Nepali Times, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Sushanta Rokka, Unsplash
Level A1 – PemulaCEFR A1
2 mnt
77 kata
- Protes Gen Z meletus di Kathmandu pada 8 September.
- Jurnalis meliput acara dan berada di pusat kerusuhan.
- Sunita Karki melihat pembakaran dan orang terluka.
- Pemerintah atau polisi terlihat memukul seorang remaja.
- Pada sore hari jumlah korban tewas mencapai 19 orang.
- Pada 9 September sekitar pukul 15.35 kantor Annapurna Post dibakar.
- Fotografer Angad Dhakal kehilangan hard drive berisi sepuluh tahun karyanya.
- OnlineKhabar menutup tirai, mengunci gerbang, dan staf menyebar.
- Banyak jurnalis merasa takut, sedih, dan memikirkan masa depan.
Kata-kata sulit
- wartawan — Orang yang melaporkan berita.
- protes — Tindakan orang untuk menyatakan ketidaksetujuan.
- kekerasan — Tindakan kasar atau penuh paksaan.
- takut — Perasaan khawatir atau cemas.
- cemas — Perasaan tidak tenang atau khawatir.
- merasa — Mengalami perasaan atau emosi.merasakan
- ketidakadilan — Keadaan tidak adil atau tidak seimbang.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apa pendapatmu tentang protes di Nepal?
- Mengapa penting untuk melaporkan kekerasan?
- Bagaimana perasaan wartawan mempengaruhi laporannya?
Artikel terkait
19 Feb 2026
Filipina: energi terbarukan dan penandaan (red-tagging)
Pemerintah Filipina mencabut batas kepemilikan asing untuk menarik investasi energi terbarukan. Pada waktu yang sama, praktik penandaan (red-tagging) terhadap aktivis dan organisasi mempersempit akses bantuan dan menimbulkan dakwaan terhadap beberapa LSM.
24 Nov 2025
22 Apr 2026
10 Sep 2025
16 Apr 2025
Film Dokumenter tentang Igor Kon Raih Penghargaan
Sebuah film dokumenter tentang Igor Kon, yang dikenal sebagai seksolog Soviet pertama, memenangkan hadiah sutradara di Artdocfest pada Maret 2025. Film diproduksi oleh studio Berlin Narra dan koperasi Bereg lalu dirilis di kanal YouTube Meduza.