Hai Anis: film tentang grooming online di MalaysiaCEFR A2
10 Sep 2025
Diadaptasi dari EngageMedia, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Muhammad Faiz Zulkeflee, Unsplash
Hai Anis adalah film oleh Azura Nasron tentang grooming online di Malaysia. Film dan wawancara Nasron pertama dipublikasikan oleh EngageMedia dan kemudian dipublikasikan ulang oleh Global Voices. Nasron membuat film sebagai respons terhadap kasus-kasus di mana remaja menjadi korban dan institusi yang seharusnya menjaga mereka gagal.
Nasron menjelaskan bahwa grooming sering dimulai dengan perhatian kecil yang tampak baik, sehingga bahaya tidak segera terlihat. Ia meminta orang tua berhenti menyalahkan anak dan fokus pada pelaku. Nasron juga menuntut agar sekolah mengajarkan keamanan digital dan persetujuan, dan pembuat kebijakan menegakkan undang-undang. Film sudah digunakan dalam program My Body My Rules bersama Monster’s Among Us dan ditayangkan untuk beberapa komunitas di Klang Valley.
Kata-kata sulit
- grooming — proses manipulasi terhadap anak-anak.
- anak — seorang individu yang masih muda.anak-anak
- film — karya visual yang menceritakan cerita.film ini
- aman — keadaan merasa tidak terancam atau terlindungi.
- nasron — nama belakang seseorang.
- tujuan — hasil yang ingin dicapai.
- dialog — pertukaran pendapat atau percakapan.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa penting untuk mengajarkan anak-anak tentang keselamatan digital?
- Apa yang bisa dilakukan orang tua untuk melindungi anak-anak mereka?
- Bagaimana film dapat membantu meningkatkan kesadaran tentang grooming online?
Artikel terkait
Perubahan Perfilman di Afghanistan di Bawah Taliban
Sejak Agustus 2021 Taliban mengubah kehidupan film dan budaya Afghanistan. Investigasi Hasht-e Subh Daily dan wawancara menunjukkan penutupan bioskop, larangan perempuan, pembubaran Afghan Film, serta ancaman terhadap arsip film bersejarah.
AI Membimbing Mahasiswa Bedah Saat Latihan Menjahit Luka
Para peneliti di Johns Hopkins mengembangkan AI yang menilai dan memberi umpan balik personal pada mahasiswa kedokteran saat berlatih menjahit luka. Studi acak dengan 12 mahasiswa menunjukkan manfaat terbesar bagi yang sudah punya dasar bedah.
Banjir dan Longsor di Huai Hin Lad Nai
Huai Hin Lad Nai, desa Masyarakat Adat Karen di Chiang Rai, mengalami banjir dan longsor pada September 2024. Penelitian Februari 2025 menyebut iklim dan penebangan masa lalu sebagai faktor, sementara komunitas ingin gabungkan pengetahuan adat dan sains.
Laporan: Uganda Perlu Reformasi Riset dan Inovasi
Laporan nasional yang diluncurkan pada 21 Juni menyimpulkan Uganda perlu mereformasi sistem ilmu pengetahuan, teknologi dan inovasi untuk mempercepat peralihan menuju status berpendapatan menengah. Laporan menyoroti kesenjangan gender dan kelemahan pendanaan.