📖+10 XP
🎧+10 XP
✅+15 XP
Kolase di Penjara Perempuan LimaCEFR A1
6 Mar 2026
Diadaptasi dari Adriana Hildenbrand, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh steven maarten william V, Unsplash
Level A1 – PemulaCEFR A1
2 mnt
75 kata
- Ada sebuah lokakarya seni di penjara perempuan Lima.
- Lokakarya itu berlangsung di Lima pada 2024–2025 secara rutin.
- Sesi diadakan setiap minggu selama dua jam setiap kali.
- Perempuan memakai gambar untuk membuat kolase cerita mereka.
- Kolase membantu mereka bicara tanpa harus menggunakan kata.
- Beberapa peserta dipindah setelah evaluasi penjara dilakukan.
- Tatapan di penjara fokus pada seksualitas, terutama homoerotik.
- Seni memberi ruang untuk kenangan, refleksi, dan kekuatan bersama.
- Perempuan terus mencari cara menyatakan tekanan dan penindasan.
Kata-kata sulit
- lokakarya — Acara belajar untuk praktek keterampilan bersama orang lain
- kolase — gambar atau kertas ditempel jadi satu gambar baru
- evaluasi — penilaian untuk menilai kondisi atau kerja
- refleksi — proses berpikir kembali tentang pengalaman atau perbuatan
- penindasan — perlakuan tidak adil yang menyakiti atau menekan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah membuat kolase?
- Kamu lebih suka membuat gambar atau menulis cerita?
- Menurutmu, seni bisa membantu orang bicara tanpa kata? Ya atau tidak.
Artikel terkait
25 Des 2025
8 Okt 2025
Konflik Trawler di Taman Nasional Douala-Edea
Komunitas nelayan di Mbiako, Yoyo I dan Yoyo II menghadapi serangan kapal trawl industri di Taman Nasional Douala-Edea. Metode penangkapan ilegal merusak mangrove, mengurangi ikan, dan mengancam mata pencaharian; LCMC dipasang untuk membantu pengelolaan.
4 Des 2025
Sinema Queer di Azerbaijan: Suara Baru di Tengah Tekanan
Film pendek dan dokumenter queer muncul di Azerbaijan untuk merekam kehidupan yang terhapus dan menantang diskriminasi. Para pembuat film lokal dan asing menghadapi ujaran kebencian, perdebatan publik, dan kekerasan terhadap orang LGBTQI+.
4 Nov 2025
3 Nov 2025