LingVo.club
📖+10 XP
🎧+10 XP
+15 XP
Kolase di Penjara Perempuan Lima (Level A1) — A group of people sitting in a room

Kolase di Penjara Perempuan LimaCEFR A1

6 Mar 2026

Diadaptasi dari Adriana Hildenbrand, Global Voices CC BY 3.0

Foto oleh steven maarten william V, Unsplash

Level A1 – Pemula
2 mnt
75 kata
  • Ada sebuah lokakarya seni di penjara perempuan Lima.
  • Lokakarya itu berlangsung di Lima pada 2024–2025 secara rutin.
  • Sesi diadakan setiap minggu selama dua jam setiap kali.
  • Perempuan memakai gambar untuk membuat kolase cerita mereka.
  • Kolase membantu mereka bicara tanpa harus menggunakan kata.
  • Beberapa peserta dipindah setelah evaluasi penjara dilakukan.
  • Tatapan di penjara fokus pada seksualitas, terutama homoerotik.
  • Seni memberi ruang untuk kenangan, refleksi, dan kekuatan bersama.
  • Perempuan terus mencari cara menyatakan tekanan dan penindasan.

Kata-kata sulit

  • lokakaryaAcara belajar untuk praktek keterampilan bersama orang lain
  • kolasegambar atau kertas ditempel jadi satu gambar baru
  • evaluasipenilaian untuk menilai kondisi atau kerja
  • refleksiproses berpikir kembali tentang pengalaman atau perbuatan
  • penindasanperlakuan tidak adil yang menyakiti atau menekan

Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.

Pertanyaan diskusi

  • Apakah kamu pernah membuat kolase?
  • Kamu lebih suka membuat gambar atau menulis cerita?
  • Menurutmu, seni bisa membantu orang bicara tanpa kata? Ya atau tidak.

Artikel terkait

Perspektif manusia terhadap AI (Level A1)
21 Apr 2026

Perspektif manusia terhadap AI

Hija Kamran, dalam bagian Spotlight Global Voices April 2026, mengingatkan bahwa perusahaan teknologi sering lebih memprioritaskan model bisnis daripada orang. Ia menyorot bias data, risiko dehumanisasi, dan menyerukan pendekatan hak asasi manusia.

Kecerdasan Buatan Mengubah Lahan di Brasil (Level A1)
23 Apr 2026

Kecerdasan Buatan Mengubah Lahan di Brasil

Penelitian menunjukkan kecerdasan buatan, otomatisasi, dan alat digital mengubah penggunaan lahan di Brasil. Model pertanian terdigitalisasi menggusur komunitas dan menggantikan pengetahuan tradisional; peneliti menuntut tata kelola AI yang transparan dan perlindungan wilayah sosial.