Sebuah studi baru, dipublikasikan di Cardiology Clinics, meneliti pengaruh latihan psikologis positif pada kesehatan jantung. Penelitian ini ditulis oleh Assistant Professor Soonhyung Kwon dari University of South Florida.
Tim peneliti meninjau 18 uji acak terkontrol yang melibatkan puluhan sampai ratusan peserta. Intervensi yang diuji meliputi rasa syukur, latihan mindfulness, dan pelatihan optimisme. Program disampaikan melalui aplikasi, pesan teks, atau menulis jurnal, dan biasanya menggabungkan sesi mingguan serta aktivitas harian di rumah. Manfaat paling terlihat ketika latihan dilakukan setiap hari selama 8 hingga 12 minggu.
Kata-kata sulit
- pengaruh — efek atau hasil pada sesuatu
- intervensi — tindakan atau program untuk membantu masalah
- uji acak terkontrol — penelitian dengan pembagian peserta secara acak
- rasa syukur — perasaan berterima kasih atau menghargai hal baik
- mindfulness — latihan perhatian penuh pada saat sekarang
- optimisme — keyakinan bahwa hasil atau masa depan akan baik
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda pernah mencoba latihan seperti rasa syukur, mindfulness, atau menulis jurnal? Ceritakan singkat.
- Menurut artikel, berapa lama latihan harus dilakukan agar manfaat paling terlihat? Apakah Anda bisa melakukannya setiap hari? Jelaskan singkat.
Artikel terkait
Varian Gen Tingkatkan Risiko Gagal Jantung pada Anak dengan Miokarditis
Studi menemukan varian genetik lebih sering pada anak yang mengembangkan kardiomiopati dilatasi setelah miokarditis dibandingkan kelompok kontrol. Temuan ini mendukung pemeriksaan genetik dan tindakan klinis pada anak dengan miokarditis dan gagal jantung.
Tambalan Mikronada untuk Memulihkan Jantung Setelah Serangan Jantung
Para peneliti mengembangkan tambalan biodegradable dengan mikronada yang melepaskan interleukin-4 (IL-4) langsung ke permukaan jantung. Pendekatan ini mengubah makrofag menjadi penyembuh, mengurangi jaringan parut, dan menjaga pengobatan tetap lokal.
Membuka atau Menyembunyikan Identitas Memengaruhi Emosi Sehari-hari
Penelitian mengikuti orang dewasa muda dari kelompok seksual dan gender minoritas selama delapan hari. Menyembunyikan identitas terkait ketegangan emosional dan rasa percaya diri lebih rendah, sedangkan keterbukaan terkait kejelasan diri dan perasaan positif.