Penelitian menemukan varian gen lebih sering pada anak yang mengembangkan kardiomiopati dilatasi setelah miokarditis dibandingkan anak tanpa kondisi itu. Hasil menunjukkan ada faktor genetik yang membuat beberapa anak lebih rentan.
Para peneliti menjelaskan model dua pukulan: mutasi gen yang ada sejak lahir menjadi luka pertama, dan infeksi yang menyerang otot jantung menjadi luka kedua. Kombinasi ini dapat menyebabkan gagal jantung.
Peneliti menyarankan pemeriksaan genetik pada anak dengan gagal jantung baru. Penelitian ini terkait dengan Pediatric Cardiomyopathy Registry (PCMR) yang didukung National Institutes of Health.
Kata-kata sulit
- varian — bentuk berbeda dari suatu genvarian gen
- gen — bagian kecil dalam tubuh yang mengatur sifat
- kardiomiopati — penyakit otot jantung yang melemahkan fungsikardiomiopati dilatasi
- miokarditis — radang otot jantung karena infeksi
- mutasi — perubahan pada urutan gen dalam tubuhmutasi gen
- infeksi — masuk dan berkembangnya kuman di tubuh
- gagal jantung — kondisi jantung tidak mampu memompa darah baik
- pemeriksaan genetik — tes untuk melihat perubahan atau risiko gen
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa pemeriksaan genetik penting menurut teks?
- Bagaimana model dua pukulan menjelaskan perkembangan gagal jantung pada anak?
- Apakah kamu setuju pemeriksaan genetik direkomendasikan untuk anak dengan gagal jantung baru? Mengapa?
Artikel terkait
Studi Yale: Evolusi Tuna Lebih Lambat dari Dugaan
Studi dari Yale menemukan ukuran besar dan endotermi pada tuna berkembang secara lambat dan terpisah, bukan sebagai respons cepat terhadap tumbukan asteroid 66 juta tahun lalu. Temuan ini penting untuk upaya konservasi dan penelitian.
Penanda Kekurangan Tidur Ditemukan dalam Air Liur
Peneliti Universitas Zurich menemukan tanda metabolik kekurangan tidur dalam air liur. Dalam percobaan laboratorium mereka mengidentifikasi sejumlah penanda yang berkaitan dengan kelelahan dan merencanakan studi lapangan internasional untuk memvalidasinya.
Studi: Video Game Bisa Membantu Mengelola Stres
Penelitian dari Boston University menunjukkan banyak pemain menggunakan video game untuk mengatasi stres dan mengatur emosi. Studi ini mensurvei mahasiswa tentang kebiasaan bermain, alasan bermain, dan perasaan sebelum/durasi/setelah bermain.