Penelitian menemukan varian gen lebih sering pada anak yang mengembangkan kardiomiopati dilatasi setelah miokarditis dibandingkan anak tanpa kondisi itu. Hasil menunjukkan ada faktor genetik yang membuat beberapa anak lebih rentan.
Para peneliti menjelaskan model dua pukulan: mutasi gen yang ada sejak lahir menjadi luka pertama, dan infeksi yang menyerang otot jantung menjadi luka kedua. Kombinasi ini dapat menyebabkan gagal jantung.
Peneliti menyarankan pemeriksaan genetik pada anak dengan gagal jantung baru. Penelitian ini terkait dengan Pediatric Cardiomyopathy Registry (PCMR) yang didukung National Institutes of Health.
Kata-kata sulit
- varian — bentuk berbeda dari suatu genvarian gen
- gen — bagian kecil dalam tubuh yang mengatur sifat
- kardiomiopati — penyakit otot jantung yang melemahkan fungsikardiomiopati dilatasi
- miokarditis — radang otot jantung karena infeksi
- mutasi — perubahan pada urutan gen dalam tubuhmutasi gen
- infeksi — masuk dan berkembangnya kuman di tubuh
- gagal jantung — kondisi jantung tidak mampu memompa darah baik
- pemeriksaan genetik — tes untuk melihat perubahan atau risiko gen
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa pemeriksaan genetik penting menurut teks?
- Bagaimana model dua pukulan menjelaskan perkembangan gagal jantung pada anak?
- Apakah kamu setuju pemeriksaan genetik direkomendasikan untuk anak dengan gagal jantung baru? Mengapa?
Artikel terkait
20 Menit Olahraga Dua Kali Seminggu Bisa Memperlambat Demensia
Studi Texas A&M menemukan 20 menit olahraga dua kali seminggu mungkin memperlambat perkembangan demensia pada orang dewasa yang lebih tua. Analisis memakai data Health and Retirement Study Core 2012–2020 dengan 9.714 peserta.
Vitamin D dan Risiko Diabetes pada Orang dengan Gen Tertentu
Analisis baru dari studi D2d menunjukkan suplemen vitamin D dosis tinggi mungkin menunda perkembangan pradiabetes menjadi diabetes tipe 2 pada orang dengan variasi gen reseptor vitamin D tertentu. Peneliti menekankan perlu saran medis dan penelitian lanjutan.