Antropolog dari Emory University meneliti bagaimana masyarakat adat menyesuaikan diri di dataran tinggi Andes. Mereka membandingkan dua kelompok—Kichwa dari dataran tinggi dan Ashaninka dari dataran rendah—dengan sampel 39 individu.
Tim memindai metilom penuh, yaitu pola metilasi DNA yang merupakan modifikasi kimia pada gen dan bisa mengubah ekspresi gen. Dalam studi ini mereka memeriksa semua pasangan basa yang tersedia dalam uji mereka.
Analisis menemukan perbedaan metilasi DNA yang kuat antara kelompok dataran tinggi dan dataran rendah, termasuk sinyal pada gen PSMA8, FST, dan jalur P13K/AKT, yang terkait dengan fungsi pembuluh darah dan otot jantung.
Kata-kata sulit
- antropolog — peneliti yang mempelajari manusia dan budaya
- metilom — keseluruhan pola metilasi dalam DNAmetilom penuh
- metilasi — penambahan kelompok metil pada DNAmetilasi DNA
- modifikasi — perubahan kimia kecil pada molekulmodifikasi kimia
- ekspresi — proses gen membuat protein atau fungsiekspresi gen
- jalur — serangkaian gen atau protein yang bekerjajalur P13K/AKT
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa menurut Anda peneliti membandingkan kelompok dari dataran tinggi dan dataran rendah?
- Apakah di daerah Anda ada perbedaan kesehatan atau kebiasaan antara dataran tinggi dan dataran rendah? Jelaskan singkat.
Artikel terkait
Splicing alternatif terkait umur pada 26 spesies mamalia
Studi di Nature Communications membandingkan splicing alternatif pada 26 spesies mamalia (usia 2.2–37 tahun). Hasil menunjukkan pola splicing, terutama di otak, berhubungan dengan usia maksimal dan dikendalikan oleh protein pengikat RNA.
Tes darah dengan piRNA prediksi kelangsungan hidup lansia
Penelitian menemukan bahwa molekul kecil bernama piRNA dalam darah dapat memprediksi kemungkinan bertahan hidup dua tahun pada orang berusia lanjut. Temuan ini berasal dari analisis sampel darah dan dipublikasikan di jurnal Aging Cell.