Sebuah studi yang diterbitkan di Nature Communications membandingkan pemrosesan RNA alternatif pada 26 spesies mamalia dengan usia maksimal antara 2.2 dan 37 tahun (>16-fold differences). Penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan cara gen disambung (splicing alternatif) lebih penting untuk memprediksi usia maksimal daripada perbedaan sederhana pada tingkat ekspresi gen.
Para peneliti menganalisis enam jenis jaringan, termasuk otak, dan menemukan banyak pola splicing terkait umur yang muncul di berbagai spesies. Otak menonjol karena memiliki dua kali lebih banyak peristiwa splicing terkait umur dibanding jaringan lain; hal ini kemungkinan mencerminkan fungsi khusus dan regulasi kompleks di jaringan saraf.
Studi ini juga menemukan bahwa splicing yang terkait umur tampak diprogram secara genetik dan dikendalikan ketat oleh protein pengikat RNA, bukan sekadar hasil sampingan penuaan. Ketika pola splicing yang terkait umur tumpang tindih dengan pola penuaan, protein yang terlibat sering memiliki daerah fleksibel yang membantu sel menghadapi stres dan kerusakan. Para penulis, termasuk Sika Zheng (University of California, Riverside School of Medicine) dan Liang Chen (University of Southern California), menyimpulkan bahwa splicing merupakan lapisan kontrol umur yang berbeda dari transkripsi dan mengidentifikasi target molekuler baru yang berpotensi meningkatkan ketahanan sel serta penuaan sehat. Penelitian ini didanai oleh National Institutes of Health.
- Spesies: 26 mamalia
- Usia maksimal: 2.2 sampai 37 tahun
- Jaringan yang dianalisis: enam jenis, termasuk otak
Kata-kata sulit
- splicing — proses penyambungan ulang potongan RNA setelah transkripsisplicing alternatif, pola splicing, peristiwa splicing, splicing terkait umur
- ekspresi — pembuatan produk gen dalam sel seperti protein
- genetik — berkaitan dengan informasi yang diturunkan lewat DNA
- protein pengikat RNA — molekul yang menempel pada RNA
- daerah fleksibel — bagian protein yang mudah berubah bentuk
- ketahanan sel — kemampuan sel untuk bertahan terhadap stres
- transkripsi — pembuatan salinan RNA dari DNA
- lapisan kontrol — tingkatan pengaturan fungsi gen dalam sel
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana menurut Anda peningkatan peristiwa splicing di otak dapat mempengaruhi fungsi otak saat menua? Berikan alasan singkat.
- Mengapa penemuan bahwa splicing tampak diprogram secara genetik penting untuk memahami penuaan? Jelaskan satu konsekuensi.
- Apa manfaat praktis menemukan target molekuler baru yang bisa meningkatkan ketahanan sel terhadap penuaan? Beri satu contoh aplikasi yang mungkin.
Artikel terkait
Suar dari Bintang yang Tersobek oleh Lubang Hitam
Studi baru menjelaskan bagaimana bintang yang terlalu dekat dengan lubang hitam terpecah, lalu puingnya bertabrakan dan masuk ke lubang hitam sehingga menimbulkan suar sangat terang. Simulasi beresolusi tinggi membantu menjelaskan variasi peristiwa ini.
Internet Kurangi Kesepian pada Perawat Lansia
Penelitian di JMIR Aging menemukan bahwa penggunaan internet yang lebih sering berkaitan dengan tingkat kesepian yang lebih rendah pada perawat informal usia lanjut. Studi menganalisis 3,957 peserta dari California Health Interview Survey 2019-2020.
Makanan di Kelas Membantu Anak Prasekolah Belajar
Penelitian dari North Carolina State University menemukan bahwa pembelajaran berbasis makanan membantu anak prasekolah memahami konsep ilmiah dan menambah kosa kata. Program melibatkan kegiatan dengan biji, resep sederhana, pelatihan guru, dan evaluasi kuantitatif serta kualitatif.
20 Menit Olahraga Dua Kali Seminggu Bisa Memperlambat Demensia
Studi Texas A&M menemukan 20 menit olahraga dua kali seminggu mungkin memperlambat perkembangan demensia pada orang dewasa yang lebih tua. Analisis memakai data Health and Retirement Study Core 2012–2020 dengan 9.714 peserta.