Peneliti di School of Criminal Justice, Michigan State University, melakukan survei untuk mencari tahu mengapa orang takut pada polisi. Mereka bertanya kepada peserta dari berbagai latar belakang ras dan pandangan politik.
Studi meminta pendapat tentang tiga faktor psikologis: kontrol (apakah seseorang merasa bisa memengaruhi pertemuan), kemungkinan (apakah petugas mungkin membahayakan), dan keparahan (seberapa serius bahaya itu). Hasil menunjukkan bahwa pandangan tentang kemungkinan dan keparahan lebih menjelaskan rasa takut daripada perasaan kontrol.
Peneliti juga melihat perbedaan demografis dan menyarankan pelatihan polisi serta cara membantu orang meredakan ketegangan saat kontak.
Kata-kata sulit
- peneliti — orang yang melakukan penelitian atau studi
- survei — kumpulan pertanyaan untuk mengumpulkan informasi
- kontrol — kemampuan untuk mengatur atau memengaruhi situasi
- kemungkinan — peluang sesuatu akan terjadi di masa depan
- keparahan — seberapa serius atau besar bahaya atau masalah
- pelatihan — kegiatan belajar untuk meningkatkan keterampilan pekerjaan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa menurut Anda orang bisa merasa takut pada polisi?
- Bagaimana menurut Anda pelatihan polisi dapat membantu mengurangi ketakutan orang?
Artikel terkait
March Madness, Ilusi Kontrol, dan Peran Keberuntungan
March Madness memicu banyak orang mengisi bracket dan mencoba menebak pemenang. Albert Cohen dari Michigan State University menjelaskan bagaimana keterampilan, analisis, dan keberuntungan saling berperan, sementara kebetulan sering mengubah hasil.
Keadilan dan Penghormatan Barang Mempengaruhi Kepercayaan
Studi menemukan dua jenis tindakan—memperlakukan orang secara adil dan menghormati barang milik orang lain—membentuk kesan pertama dan kepercayaan lebih kuat dibanding tindakan lain. Penelitian ini dipublikasikan di PLOS One oleh peneliti dari dua universitas AS.
Lajang pada orang muda dan kesejahteraan
Studi longitudinal dari University of Zurich mengikuti lebih dari 17.000 orang muda di Jerman dan Britania Raya. Hasil menunjukkan lajang jangka panjang terkait penurunan kepuasan hidup dan peningkatan kesepian; menjalin hubungan pertama meningkatkan beberapa aspek kesejahteraan.
Kontroversi pengunjung 'Sheikh' dan kantor keluarga di Hong Kong
Seorang pria yang diperkenalkan sebagai sheikh mengklaim akan membawa investasi ke Hong Kong dan hendak membuka kantor keluarga. Media dan pejabat mempertanyakan identitasnya; pemerintah belum memberi penjelasan dan otoritas AS mengeluarkan peringatan tentang kaitan kripto.