Penelitian ini, yang dipublikasikan di PLOS One, berasal dari University of Michigan dan University of Illinois. Para peneliti menyelenggarakan tiga studi dengan ratusan orang dewasa di AS. Peserta membaca deskripsi singkat tentang perilaku sehari-hari oleh tokoh fiksi, misalnya menolong keluarga, melanggar atau mengikuti aturan otoritas, dan memperlakukan orang secara setara atau menunjukkan favoritisme.
Untuk setiap contoh peserta menilai apakah tindakan mencerminkan karakter sejati atau dipengaruhi situasi, dan apakah mereka akan mempercayai orang itu. Dalam studi terakhir, peserta membuat penilaian yang sama sambil menghafal deretan angka panjang untuk mengalihkan perhatian.
Hasil utama menunjukkan bahwa tindakan terkait kesetaraan (keadilan) dan kepemilikan (menghormati barang milik orang lain) menimbulkan reaksi paling kuat: orang dianggap sangat bermoral, perilaku diatribusikan pada karakter, dan ada peningkatan kesiapan untuk percaya dan bekerja sama. Pelanggaran norma ini dinilai keras dan efeknya tetap meski perhatian terganggu. Perilaku moral lain memberikan efek lebih lemah.
Kata-kata sulit
- penelitian — studi ilmiah untuk mencari pengetahuan
- menilai — memberi penilaian atau mengekspresikan pendapat
- karakter — kepribadian atau sifat seseorang
- situasi — keadaan atau kondisi di sekitar peristiwa
- kesetaraan — perlakuan yang adil tanpa membedakan orang
- kepemilikan — hak atau kondisi memiliki suatu barang
- kesiapan — kesanggupan atau keadaan siap untuk bertindak
- norma — aturan sosial tentang perilaku yang diharapkan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa menurut Anda pelanggaran terhadap kesetaraan atau kepemilikan menimbulkan reaksi kuat dari orang lain? Jelaskan dengan contoh singkat.
- Pernahkah Anda menilai seseorang sebagai 'bermoral' atau tidak berdasarkan satu tindakan saja? Ceritakan pengalaman singkat dan alasan Anda.
- Bagaimana gangguan perhatian (misalnya menghafal angka) bisa memengaruhi cara orang menilai tindakan? Berikan pendapat singkat.
Artikel terkait
Pengalaman Positif Paling Berarti bagi Remaja dan Dewasa Muda
Studi Universitas Zurich menemukan pengalaman sehari-hari yang positif paling bermakna bagi remaja dan orang dewasa muda. Peneliti menganalisis jawaban terbuka peserta dan merekomendasikan perhatian pada hubungan stabil dan pengalaman positif.
Program Bantuan yang Selaras Budaya Bantu Perempuan Keluar dari Kemiskinan
Studi University of Michigan yang dipublikasikan di PNAS menemukan bahwa faktor budaya dan psikologis penting dalam program anti-kemiskinan. Intervensi yang sesuai nilai lokal meningkatkan kemajuan ekonomi perempuan di pedesaan Niger selama satu tahun.
Orang Tua Kurang Percaya Pandangan Zero-Sum
Sebuah studi menemukan orang dewasa yang lebih tua cenderung kurang memandang situasi sebagai zero-sum dibanding orang muda. Penelitian ini menggunakan survei internasional dan empat eksperimen dengan hampir 2.500 peserta dari dua kelompok usia.