Kecerdasan buatan mulai memengaruhi cara orang memenuhi kebutuhan emosional mereka. Di tengah notifikasi terus-menerus, perhatian yang terbagi, dan multitasking lewat panggilan video, banyak pihak khawatir keterhubungan antarmanusia sedang menipis karena orang memberi lebih sedikit waktu dan perhatian satu sama lain.
Harry Reis, profesor psikologi di University of Rochester, telah meneliti hubungan akrab dan makna merasa dicintai selama beberapa dekade. Ia menemukan perbedaan jelas antara orang yang puas dalam hubungan dan yang tidak; seperti yang ia katakan, "Orang yang bahagia merasa dicintai."
Di saat yang sama, AI menjadi lebih percakapan dan mampu menunjukkan empati, sehingga beberapa orang beralih ke chatbot untuk kenyamanan. Teknologi itu dapat merespons cepat dan konsisten, dan mungkin menawarkan kelegaan sementara dari kesepian. Namun Reis memperingatkan bahwa kehangatan yang disimulasikan tidak sama dengan cinta sejati: hubungan nyata melibatkan saling memberi dan menerima, gesekan, perbaikan setelah kesalahan, dan momen manusiawi yang berantakan yang membantu kepercayaan dan kasih sayang tumbuh.
Sementara skala dampak masih belum jelas, Reis membahas isu-isu ini dalam sebuah video yang diproduksi oleh University of Rochester dan dibagikan oleh Futurity. Para peneliti, pengembang teknologi, dan orang yang mencari keterhubungan kemungkinan besar akan terus mengeksplorasi bagaimana menyeimbangkan manfaat AI dengan kebutuhan akan timbal balik manusiawi dan kerja emosional.
- Bisakah alat AI memperkaya keterhubungan manusia dengan membantu komunikasi?
- Atau akankah AI berisiko menggantikan interaksi yang membuat orang merasa dicintai?
Kata-kata sulit
- memengaruhi — menyebabkan perubahan pada hal atau perilaku lain
- keterhubungan — keadaan saling terhubung secara emosional antar orang
- empati — kemampuan merasakan dan memahami perasaan orang lain
- chatbot — program komputer yang berinteraksi seperti manusia
- kelegaan — perasaan lega atau nyaman setelah rasa kesepian
- timbal balik — pertukaran tindakan atau perasaan antara dua pihak
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Menurut Anda, sejauh mana alat AI bisa membantu komunikasi tanpa mengurangi timbal balik manusiawi? Jelaskan alasan Anda.
- Bagaimana pengalaman pribadi atau pengamatan Anda tentang perbedaan antara dukungan dari manusia dan dari chatbot?
- Langkah apa yang bisa diambil pengembang teknologi untuk menjaga agar AI mendukung, bukan menggantikan, hubungan emosional antarmanusia?
Artikel terkait
Platform Baru Pantau Demam Berdarah Secara Bulanan
Global Dengue Observatory adalah platform dari LSHTM yang memantau tren demam berdarah bulanan menggunakan data WHO dan proyek OpenDengue. Alat ini membantu menyoroti kenaikan, keterlambatan pelaporan, dan pola regional seperti di Amerika Latin.
Kecerdasan Buatan untuk Kesehatan Seksual di Amerika Latin
Kelompok riset dan organisasi di Amerika Latin memakai kecerdasan buatan untuk memberi informasi kesehatan seksual dan reproduksi. Proyek di Peru dan Argentina menjangkau remaja, komunitas adat, dan orang transgender, serta menyorot risiko bias.