Kecerdasan buatan mulai mengubah cara orang mencari keterhubungan emosional. Notifikasi yang terus-menerus dan kegiatan lewat Zoom membuat perhatian orang terbagi, sehingga hubungan bisa terasa menipis.
Profesor Harry Reis dari University of Rochester meneliti bagaimana orang merasa dicintai. Setelah penelitian lama, ia menemukan perbedaan jelas antara orang yang puas dan yang tidak. Ia berkata, "Orang yang bahagia merasa dicintai."
AI menjadi lebih bisa berbicara dan menunjukkan empati. Beberapa orang menggunakan chatbot (program komputer untuk berbicara) untuk kenyamanan. Namun Reis mengingatkan bahwa kehangatan buatan tidak sama dengan cinta sejati. Dampak jangka panjang masih belum jelas.
Kata-kata sulit
- keterhubungan — hubungan emosional atau rasa terhubung antar orang
- notifikasi — pesan atau tanda pemberitahuan pada perangkat elektronik
- perhatian — fokus atau minat seseorang pada sesuatu
- menipis — menjadi lebih sedikit atau kurang kuat
- empati — kemampuan memahami dan merasakan perasaan orang lain
- kehangatan — rasa kasih sayang atau kenyamanan emosional
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah merasa perhatianmu terbagi oleh notifikasi? Jelaskan singkat.
- Bagaimana perasaanmu tentang berbicara dengan chatbot untuk kenyamanan?
- Menurutmu, apa yang penting agar seseorang merasa dicintai?
Artikel terkait
Bagaimana orang dengan gangguan penglihatan menilai kedatangan mobil
Studi baru menguji bagaimana orang dengan degenerasi makula terkait usia (AMD) menilai waktu kedatangan kendaraan menggunakan realitas virtual dan suara mobil. Hasilnya: peserta AMD sangat mirip dengan orang berpenglihatan normal dan tidak hanya mengandalkan suara.
Model Bahasa Mengubah Penilaian Berdasarkan Identitas Pengarang
Peneliti University of Zurich menemukan bahwa large language models mengubah penilaian teks ketika diberi tahu siapa pengarangnya. Tanpa sumber, model sering sepakat, tetapi menyebut pengarang memicu bias, termasuk bias anti-Cina.
Pola pikir "semua-atau-tidak sama sekali" pada olahraga
Peneliti menemukan bahwa pola pikir "semua-atau-tidak sama sekali" membuat orang meninggalkan rencana olahraga. Studi ini mengidentifikasi empat unsur pola pikir itu dan memberi saran berpikir ulang agar orang lebih konsisten berolahraga.
NeuroBridge: Alat untuk Memahami Cara Bicara Orang Autis
Peneliti Tufts mengembangkan NeuroBridge untuk membantu orang non-autis memahami preferensi komunikasi orang autis. Alat ini memberikan skenario dan pilihan respons agar pengguna belajar menyesuaikan nada, kejernihan, dan kata saat bicara.