Peneliti dari sebuah universitas mewawancarai orang dewasa berusia 60 sampai 82 tahun. Wawancara singkat menanyakan kemudahan penggunaan, reaksi emosional, dan perbaikan yang diinginkan saat berinteraksi dengan kode QR.
Banyak peserta melaporkan kesulitan memindai karena silau, penempatan yang buruk, atau huruf yang terlalu kecil. Kesulitan ini memicu usaha mental dan frustrasi. Pada tahap kedua, tim melakukan survei daring terhadap ratusan peserta berusia 60 tahun ke atas dan menilai kemudahan penggunaan, reaksi emosional, kepuasan, dan loyalitas. Menurut peneliti, kode QR yang mudah digunakan mengurangi beban pikiran dan frustrasi, sehingga mendorong kepuasan dan loyalitas pelanggan.
Kata-kata sulit
- peneliti — orang yang melakukan studi atau penyelidikan
- wawancara — kegiatan tanya jawab antara pewawancara dan peserta
- memindai — menggunakan alat untuk membaca kode atau gambar
- silau — cahaya yang terlalu terang bagi mata
- frustrasi — perasaan kesal atau marah karena sesuatu sulit
- survei daring — kuesioner atau pertanyaan yang dilakukan melalui internet
- kepuasan — perasaan senang setelah kebutuhan atau harapan terpenuhi
- loyalitas — kesetiaan pelanggan pada sebuah merek atau layanan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda pernah kesulitan memindai kode QR? Ceritakan singkat pengalaman Anda.
- Menurut Anda, apa yang bisa diperbaiki pada penempatan kode QR supaya lebih mudah dipindai?
- Seberapa penting kemudahan penggunaan teknologi bagi Anda? Mengapa?
Artikel terkait
AI melawan pemasaran tembakau yang menargetkan anak muda
Di konferensi tentang pengendalian tembakau para ahli mengatakan AI bisa membantu menghentikan perusahaan tembakau yang menargetkan anak muda secara daring. Media sosial dan produk baru dianggap menarik generasi muda, dan negara miskin menanggung beban terbesar.
Reseptor NR4A1 dan kemungkinan manfaat kopi
Penelitian menunjukkan reseptor NR4A1 mungkin menjelaskan bagaimana senyawa dalam kopi melindungi sel dari kerusakan terkait penuaan. Kafein tampaknya bukan pemicu utama, dan studi ini bersifat mekanistik, bukan bukti langsung pada manusia.
Peradangan Kaitan dengan Pilihan Bersosialisasi di Media Sosial
Studi menemukan orang dengan peradangan lebih tinggi cenderung berinteraksi lewat media sosial daripada bertemu langsung. Penelitian dipimpin oleh David Lee dari University at Buffalo dan dipublikasikan di Scientific Reports.