Para ilmuwan melaporkan bahwa perhatian manusia berubah secara ritmis sekitar tujuh hingga sepuluh kali per detik. Ritme ini membantu menjelaskan mengapa notifikasi atau munculan tiba-tiba sering menarik perhatian, dan mengapa kemampuan fokus bisa naik turun dalam aktivitas sehari-hari. Para peneliti memberi contoh praktis: seseorang yang mencari mobil parkir masih dapat mendeteksi kendaraan yang mundur, dan seseorang yang mengawasi anak naik sepeda mungkin masih melihat cabang rendah dan menunduk.
Penelitian yang dipimpin oleh tim di University of Rochester dan dipublikasikan di PLOS Biology menggunakan rekaman electroencephalogram (EEG) untuk mempelajari pola perhatian. Zach Redding dan rekan menguji 40 peserta yang diminta fokus pada persegi abu-abu redup sementara titik-titik berwarna berfungsi sebagai distraktor. Tim menghapus data dengan gerakan mata sehingga analisis mencerminkan pergeseran perhatian internal, bukan pergeseran pandangan.
Sinyal EEG menunjukkan pola ritmis yang berkaitan dengan momen ketika perhatian lebih mungkin tergeser ke distraktor. Saat deteksi target menurun, peserta lebih mungkin terpengaruh oleh gangguan. Para penulis menyatakan pergeseran ini dapat terjadi ratusan ribu kali setiap hari dan mungkin membantu menjelaskan variasi fokus antarindividu, termasuk perbedaan pada orang dengan ADHD.
Kata-kata sulit
- ritmis — berulang sesuai pola dengan frekuensi tertentu
- notifikasi — pemberitahuan singkat pada perangkat elektronik
- distraktor — sesuatu yang mengalihkan perhatian seseorang
- electroencephalogram — rekaman aktivitas listrik otak melalui kepalaEEG
- pergeseran — perpindahan perhatian dari satu hal ke lain
- antarindividu — perbedaan antara orang satu dengan orang lain
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah Anda merasa fokus naik turun saat bekerja atau belajar? Berikan contoh dan jelaskan penyebabnya menurut Anda.
- Bagaimana notifikasi di ponsel memengaruhi perhatian Anda sehari-hari? Apa yang bisa dilakukan untuk menguranginya?
- Apakah informasi tentang ritme perhatian berguna untuk pekerjaan atau sekolah Anda? Jelaskan mengapa ya atau tidak.
Artikel terkait
Seniman dan Jurnalis Australia Menentang Penggunaan AI atas Karya Mereka
Seniman, jurnalis, dan pekerja kebudayaan Aborigin di Australia meluncurkan kampanye "Stop AI Theft" dan tagar #PayUp. Mereka menuntut hukum yang memberi kontrol, kompensasi, dan transparansi atas penggunaan karya oleh alat AI generatif.
Sensor Protein Baru Membuat Aktivitas Molekuler Terlihat oleh MRI
Peneliti di UC Santa Barbara mengembangkan sensor protein yang dikodekan secara genetik untuk membuat aktivitas molekuler terlihat lewat MRI. Sistem modular ini, bernama MAPPER, berpotensi membantu studi kanker, neurodegenerasi, dan peradangan.
AI Membimbing Mahasiswa Bedah Saat Latihan Menjahit Luka
Para peneliti di Johns Hopkins mengembangkan AI yang menilai dan memberi umpan balik personal pada mahasiswa kedokteran saat berlatih menjahit luka. Studi acak dengan 12 mahasiswa menunjukkan manfaat terbesar bagi yang sudah punya dasar bedah.