- Stimulasi otak tanpa operasi dapat menenangkan pusat rasa takut.
- Metode ini membantu orang dengan gejala PTSD setiap hari.
- Perawatan memakai pulsa magnet yang memengaruhi aktivitas otak peserta.
- Para peneliti menguji perawatan selama dua minggu pada peserta.
- Pemindaian MRI membantu menentukan tempat stimulasi yang tepat.
- Banyak peserta melaporkan mimpi buruk dan kecemasan membaik.
- Beberapa orang berkata perawatan itu benar-benar mengubah hidup mereka.
- Hasil menunjukkan gejala PTSD menurun setelah pengobatan dan bertahan.
Kata-kata sulit
- stimulasi — Memberi rangsangan pada bagian otak untuk bekerja
- perawatan — Tindakan atau pengobatan untuk membantu orang sakit
- gejala — Tanda atau perubahan yang muncul saat sakit
- peserta — Orang yang ikut dalam sebuah kegiatan atau penelitian
- pemindaian — Proses mengambil gambar bagian dalam tubuh
- kecemasan — Perasaan khawatir atau takut yang kuat
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah kamu mengalami mimpi buruk?
- Apakah kamu sering merasa cemas?
- Apakah kamu mau mencoba perawatan tanpa operasi jika perlu?
Artikel terkait
Studi: Video Game Bisa Membantu Mengelola Stres
Penelitian dari Boston University menunjukkan banyak pemain menggunakan video game untuk mengatasi stres dan mengatur emosi. Studi ini mensurvei mahasiswa tentang kebiasaan bermain, alasan bermain, dan perasaan sebelum/durasi/setelah bermain.
Permainan Komputer Bantu Perbaiki Otak Setelah Cedera
Studi menunjukkan orang dewasa dengan cedera otak traumatik dapat memperbaiki struktur otak dan kemampuan berpikir dengan menyelesaikan permainan kognitif berbasis komputer. Perubahan terukur terlihat pada neuroplastisitas, kecepatan pemrosesan, perhatian, dan memori.
Sistem Pengenalan Semut Lebih Fleksibel dari Dugaan
Penelitian dari Rockefeller University menemukan bahwa semut perampok klonal dapat mengubah bau tubuhnya setelah lama berada di koloni asing, sehingga diterima sebagai anggota. Namun ada batas alami dan toleransi itu mudah hilang tanpa kontak terus-menerus.
Pencitraan menunjukkan perubahan koneksi otak pada Parkinson
Peneliti menggunakan pemindaian PET untuk mengukur dua penanda otak pada orang sehat dan pasien Parkinson. Mereka menemukan hubungan normal antara penanda itu terganggu pada pasien, sehingga gabungan penanda memberi gambaran perkembangan penyakit lebih jelas.