Unjuk rasa yang berlangsung dari Desember 2025 hingga Januari 2026 memicu salah satu pemutusan akses internet terpanjang di Iran. NetBlocks mengonfirmasi hampir runtuhnya konektivitas setelah otoritas memberlakukan pemutusan total pada 8 Januari; akses terbatas mulai pulih pada 23 Januari namun banyak layanan masih dibatasi per 23 Februari.
Pengalihan ke "model daftar putih" membuat akses ke internet global diblokir secara default dan hanya sumber yang disetujui yang dapat diakses. Amir Rashidi dari Miaan Group menyatakan bahwa penerapan daftar putih diberlakukan pada tingkat infrastruktur, sehingga lalu lintas masuk dan keluar sangat terbatas.
Foreign Policy melaporkan pula bahwa Rusia membantu Iran menerapkan konektivitas yang dikelola secara strategis dengan memanfaatkan deep packet inspection (DPI). Dokumentasi Protei dan PDF perusahaan menggambarkan kemampuan DPI untuk mengidentifikasi layanan, memblokir atau memberi prioritas, serta mendukung daftar putih URL dan domain.
Kata-kata sulit
- pemutusan — hentinya sementara sambungan atau layanan komunikasi
- daftar putih — daftar sumber yang diizinkan untuk diakses
- infrastruktur — struktur dasar untuk layanan dan sistem
- lalu lintas — data atau komunikasi yang lewat di jaringan
- konektivitas — kemampuan perangkat atau sistem untuk terhubung
- mengidentifikasi — menentukan atau mengenali sesuatu secara spesifik
- memblokir — mencegah akses ke situs atau layanan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana pemutusan akses internet yang panjang dapat mempengaruhi kehidupan sehari-hari orang di suatu negara?
- Apakah menurut Anda penggunaan daftar putih untuk mengatur akses internet bisa dibenarkan? Jelaskan alasan singkat.
- Jika layanan tertentu dibatasi atau diprioritaskan, siapa yang mungkin dirugikan dan mengapa?
Artikel terkait
Sinema Queer di Azerbaijan: Suara Baru di Tengah Tekanan
Film pendek dan dokumenter queer muncul di Azerbaijan untuk merekam kehidupan yang terhapus dan menantang diskriminasi. Para pembuat film lokal dan asing menghadapi ujaran kebencian, perdebatan publik, dan kekerasan terhadap orang LGBTQI+.
Aplikasi 'Are You Dead Yet?' dan kesepian kaum muda di China
Aplikasi ponsel bernama “Are You Dead Yet?” tiba-tiba populer di Apple App Store China pada Januari 2026. Aplikasi ini meminta kontak darurat dan check-in rutin, dan menonjolkan kecemasan sosial di kalangan anak muda yang tinggal sendiri.