Peneliti mengikuti dua kelompok pencari kerja berpendidikan perguruan tinggi di China selama tiga bulan. Mereka mengumpulkan data setiap minggu tentang bagaimana peserta menyesuaikan ekspektasi upah saat mencari kerja.
Hasil menunjukkan bahwa lulusan dari latar belakang kelas sosial lebih rendah menetapkan tujuan gaji awal yang lebih rendah. Mereka juga lebih sering menurunkan ekspektasi ketika pencarian kerja terasa lambat atau sulit, sedangkan lulusan dari keluarga kelas atas lebih stabil.
Para peneliti mengatakan keputusan gaji awal bisa terakumulasi seiring waktu. Mereka merekomendasikan agar universitas dan layanan karier juga mengajarkan cara menetapkan target gaji yang realistis dan aspiratif.
Kata-kata sulit
- peneliti — orang yang melakukan penelitian ilmiah
- ekspektasi — harapan tentang apa yang akan terjadi
- upah — bayaran untuk pekerjaan atau kerja
- lulusan — orang yang selesai belajar di perguruan tinggi
- latar belakang — keadaan sosial dan ekonomi suatu keluarga
- terakumulasi — menjadi banyak atau bertambah seiring waktu
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa menurut Anda lulusan dari kelas sosial lebih rendah lebih sering menurunkan ekspektasi upah?
- Pernahkah Anda atau teman menyesuaikan ekspektasi gaji saat mencari kerja? Ceritakan singkat.
- Bagaimana layanan karier di universitas bisa membantu mahasiswa menetapkan target gaji?
Artikel terkait
Serangan Udara Mengganggu Universitas dan Riset di Iran
Berbulan-bulan serangan udara merusak banyak universitas dan laboratorium di Iran. UNESCO mengecam tindakan itu, dan para ahli memperingatkan pembelajaran daring tidak bisa menggantikan pelatihan laboratorium serta dapat merusak masa depan ilmuwan muda.
Connie Nshemereirwe: Sains, Pendidikan, dan Kolaborasi di Afrika
Connie Nshemereirwe, spesialis pengukuran pendidikan dan mantan insinyur, mengajak penelitian di Afrika tumbuh dari akar rumput dan memperkuat hubungan antarilmuwan di global Selatan. Ia juga membahas komunikasi sains dan dampak penutupan sekolah selama pandemi.