Peneliti mengikuti dua kelompok pencari kerja berpendidikan perguruan tinggi di China selama tiga bulan. Mereka mengumpulkan data setiap minggu tentang bagaimana peserta menyesuaikan ekspektasi upah saat mencari kerja.
Hasil menunjukkan bahwa lulusan dari latar belakang kelas sosial lebih rendah menetapkan tujuan gaji awal yang lebih rendah. Mereka juga lebih sering menurunkan ekspektasi ketika pencarian kerja terasa lambat atau sulit, sedangkan lulusan dari keluarga kelas atas lebih stabil.
Para peneliti mengatakan keputusan gaji awal bisa terakumulasi seiring waktu. Mereka merekomendasikan agar universitas dan layanan karier juga mengajarkan cara menetapkan target gaji yang realistis dan aspiratif.
Kata-kata sulit
- peneliti — orang yang melakukan penelitian ilmiah
- ekspektasi — harapan tentang apa yang akan terjadi
- upah — bayaran untuk pekerjaan atau kerja
- lulusan — orang yang selesai belajar di perguruan tinggi
- latar belakang — keadaan sosial dan ekonomi suatu keluarga
- terakumulasi — menjadi banyak atau bertambah seiring waktu
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa menurut Anda lulusan dari kelas sosial lebih rendah lebih sering menurunkan ekspektasi upah?
- Pernahkah Anda atau teman menyesuaikan ekspektasi gaji saat mencari kerja? Ceritakan singkat.
- Bagaimana layanan karier di universitas bisa membantu mahasiswa menetapkan target gaji?
Artikel terkait
Membaca untuk Kesenangan Menurun di AS
Di Amerika Serikat, kebiasaan membaca untuk kesenangan turun pada anak dan orang dewasa. Peneliti dari University of Miami menyebut media sosial, permainan, dan keterbatasan akses buku sebagai penyebab dan memberi saran praktis untuk mendorong membaca.
Undangan Acara Sosial Bisa Bantu atau Membebani Karyawan
Penelitian menemukan undangan untuk acara setelah jam kerja berdampak berbeda pada karyawan: beberapa merasa lebih terhubung, sedangkan yang pemalu sering merasa cemas dan tertekan. Waktu dan cara mengundang juga memengaruhi kinerja.
Pemuda Afrika: Tantangan dan Peluang untuk Masa Depan
Populasi Afrika relatif muda dan terus tumbuh, menurut laporan UNICEF (2023). Beberapa negara membuat inisiatif digital dan pelatihan, namun tantangan besar tetap di pendidikan, pekerjaan formal, dan layanan kesehatan bagi generasi muda.
Membuka atau Menyembunyikan Identitas Memengaruhi Emosi Sehari-hari
Penelitian mengikuti orang dewasa muda dari kelompok seksual dan gender minoritas selama delapan hari. Menyembunyikan identitas terkait ketegangan emosional dan rasa percaya diri lebih rendah, sedangkan keterbukaan terkait kejelasan diri dan perasaan positif.
Dukungan Sosial Bantu Kesehatan Mental Remaja Militer
Sebuah studi menemukan bahwa dukungan dari orang tua dan teman sebaya membantu remaja di keluarga militer menjaga kesehatan mental. Hubungan itu terkait dengan penggunaan keterampilan koping adaptif seperti pemecahan masalah dan kemandirian.