- Peneliti melihat lulusan perguruan tinggi dan harapan gaji mereka.
- Beberapa lulusan berasal dari keluarga kelas sosial lebih rendah.
- Lainnya berasal dari keluarga kelas sosial lebih tinggi.
- Lulusan dari keluarga rendah menetapkan target gaji awal lebih rendah.
- Mereka sering menurunkan target ketika pencarian kerja lambat.
- Lulusan dari keluarga atas lebih cenderung mempertahankan target stabil.
- Sumber daya dan jaringan membantu lulusan kelas atas.
- Keputusan gaji awal dapat menambah ketidaksetaraan lama.
- Para peneliti menyarankan pelatihan penetapan gaji di universitas.
Kata-kata sulit
- peneliti — orang yang melakukan studi atau penelitianPara peneliti
- lulusan — orang yang sudah lulus dari sekolah atau universitas
- gaji — uang yang diterima dari pekerjaan
- target gaji — jumlah gaji yang diharapkan pada awal bekerja
- jaringan — hubungan atau koneksi dengan orang lain
- ketidaksetaraan — perbedaan yang membuat beberapa orang kurang adil
- sumber daya — benda, uang, atau bantuan yang dapat dipakai
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah universitas harus memberi pelatihan penetapan gaji?
- Apakah jaringan penting saat mencari kerja?
- Apakah kamu ingin target gaji awal tinggi atau rendah?
Artikel terkait
Kecerdasan Buatan untuk Kesehatan Seksual di Amerika Latin
Kelompok riset dan organisasi di Amerika Latin memakai kecerdasan buatan untuk memberi informasi kesehatan seksual dan reproduksi. Proyek di Peru dan Argentina menjangkau remaja, komunitas adat, dan orang transgender, serta menyorot risiko bias.
Virtual Vet: Permainan untuk Belajar Sains dan Penalaran
Peneliti di University of Georgia merancang permainan Virtual Vet untuk membantu siswa sekolah dasar berlatih anatomi, kesehatan, dan keterampilan penalaran. Uji coba menunjukkan anak yang memainkan permainan memperoleh skor lebih tinggi dibanding metode kelas tradisional.
Media sosial dan perkembangan baca remaja
Penelitian menunjukkan penggunaan media sosial rutin pada masa remaja awal terkait perkembangan membaca dan kosakata yang lebih lemah. Temuan ini muncul bersamaan dengan langkah Australia melarang anak di bawah 16 tahun menggunakan media sosial.