Para peneliti melakukan tiga studi dengan ratusan orang dewasa di AS. Peserta membaca deskripsi singkat tentang perilaku sehari-hari oleh tokoh fiksi. Contohnya termasuk menolong atau menolak menolong anggota keluarga, mengikuti atau melanggar aturan, dan memperlakukan orang secara setara atau menunjukkan favoritisme.
Untuk setiap contoh, peserta diminta menilai apakah perilaku itu mencerminkan karakter orang atau dipengaruhi situasi. Mereka juga menilai apakah mereka akan mempercayai orang itu. Dalam studi terakhir, peserta melakukan tugas pengalih perhatian, yaitu menghafal deretan angka panjang, sambil membuat penilaian.
Hasil utama menunjukkan bahwa tindakan yang berkaitan dengan keadilan dan menghormati kepemilikan menimbulkan reaksi paling kuat untuk kepercayaan dan atribusi karakter.
Kata-kata sulit
- peneliti — orang yang melakukan penelitian atau studi
- peserta — orang yang ikut dalam sebuah studi atau kegiatan
- perilaku — tindakan atau cara bertindak sehari-hari seseorang
- menilai — memberi penilaian atau memutuskan tentang sesuatu
- kepercayaan — keyakinan bahwa seseorang dapat dipercaya
- atribusi — tindakan mengatakan penyebab sifat atau perilaku
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah Anda menilai karakter seseorang berdasarkan tindakannya? Jelaskan singkat.
- Apa contoh situasi yang menurut Anda bisa mempengaruhi perilaku seseorang?
- Apakah Anda lebih mempercayai orang yang adil? Mengapa atau mengapa tidak?
Artikel terkait
AI Mempelajari Nilai Budaya dari Perilaku Manusia
Penelitian University of Washington menunjukkan AI yang dilatih mengamati perilaku manusia dapat meniru nilai budaya. Eksperimen permainan dan tes donasi menunjukkan agen yang dilatih pada data kelompok Latino bertindak lebih tolong‑menolong.
Hubungan Saat Ini Mempengaruhi Ingatan Masa Kecil
Penelitian mengikuti hampir 1.000 orang dewasa yang diwawancarai tiga kali selama dua bulan tentang pengalaman buruk sebelum usia 18. Hasil menunjukkan kualitas hubungan sekarang, terutama dengan orang tua, memengaruhi pelaporan ingatan masa kecil.