LingVo.club
📖+10 XP
🎧+10 XP
+15 XP
Narsisisme dan Kepuasan dalam Hubungan Romantis (Level A1) — a path in a park with trees and a building in the background

Narsisisme dan Kepuasan dalam Hubungan RomantisCEFR A1

8 Apr 2026

Diadaptasi dari Michigan State, Futurity CC BY 4.0

Foto oleh Michaela Zuzula, Unsplash

Level A1 – Pemula
2 mnt
65 kata
  • Penelitian baru melihat narsisisme dan hubungan pasangan romantis.
  • Para peneliti mengikuti banyak pasangan selama beberapa tahun.
  • Mereka mengukur dua bentuk narsisisme yang berbeda.
  • Satu bentuk adalah kekaguman narsistik pada awalnya.
  • Bentuk lain adalah persaingan narsistik yang merendahkan orang.
  • Persaingan terlihat terkait kepuasan hubungan lebih rendah.
  • Kekaguman tidak terlihat memengaruhi kepuasan pasangan.
  • Hasil menunjukkan gambaran narsisisme lebih rumit dari dugaan.
  • Temuan ini berguna untuk memahami hubungan.

Kata-kata sulit

  • narsisismesifat suka mengagumi diri dan cari perhatian
  • kekagumanrasa kagum atau pujian terhadap seseorang atau sesuatu
  • persainganperilaku berusaha unggul atau menyaingi orang lain
  • kepuasanperasaan senang dengan sesuatu atau seseorang
  • penelitiorang yang melakukan studi atau penelitian
  • mengukurmenilai ukuran atau tingkat sesuatu

Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.

Pertanyaan diskusi

  • Pernahkah kamu melihat orang yang suka memuji diri?
  • Menurutmu, apa yang membuat pasangan bahagia?
  • Apakah menurutmu persaingan bisa merusak hubungan?

Artikel terkait

Hubungan Foto Pengasuh dan Demensia (Level A1)
21 Apr 2026

Hubungan Foto Pengasuh dan Demensia

Penelitian dari Rice menunjukkan pengalaman pengasuh pasangan dengan demensia dipengaruhi pola hubungan, bukan hanya penyakit. Gaya keterikatan berkaitan dengan depresi dan respons peradangan, sehingga dukungan perlu dipersonalisasi.

Percakapan Tatap Muka Mulai Berkurang (Level A1)
31 Mar 2026

Percakapan Tatap Muka Mulai Berkurang

Penelitian baru menunjukkan orang semakin sedikit berbicara tatap muka. Studi melaporkan penurunan kata yang diucapkan setiap tahun dan penulis menyoroti kekhawatiran tentang keterhubungan sosial serta kebutuhan penelitian lebih lanjut.