Studi terbaru, yang dilaporkan di Proceedings of the National Academy of Sciences, menguraikan cara asap rokok mempercepat penuaan jaringan mata dan memicu karakteristik yang terkait dengan degenerasi makula terkait usia (AMD). Peneliti membandingkan sel epitel pigmen retina (sel RPE) pada tikus usia 3 bulan dan 12 bulan setelah paparan asap baik secara akut maupun kronis; usia tikus ini disetarakan dengan dewasa muda dan akhir paruh baya pada manusia. Selain model hewan, tim juga menganalisis sel RPE manusia yang didonasikan.
Menggunakan sekuensing genetik, peneliti memeriksa sel RPE tiga, enam, dan 10 hari setelah injeksi kondensat asap rokok serta sel dari tikus yang terpapar asap setiap hari selama empat bulan. Paparan akut menghasilkan klaster RPE disfungsional dengan penurunan ekspresi gen inti fungsi RPE, berkurangnya aksesibilitas kromatin, serta peningkatan tanda-tanda penuaan seperti ketidakstabilan genom, pemendekan ujung kromosom, dan disfungsi mitokondria. Perubahan ini mencerminkan fitur yang terlihat pada pasien AMD.
Dalam perbandingan lintas spesies, uji pada sel RPE manusia (dari dua donor tanpa AMD yang tidak merokok, satu donor tanpa AMD yang merokok, dan satu donor dengan AMD dini) mengidentifikasi 1.698 gen yang berubah serupa dengan tikus disfungsional. Para peneliti menyatakan bahwa gen bersama ini mungkin penting untuk perkembangan dan progresi AMD. Mereka kini berupaya membedakan perubahan epigenetik yang sementara dari yang permanen dan akan meneliti bagaimana usia serta paparan asap berkelanjutan berkontribusi pada kerusakan mata dan komorbiditas pada stadium lanjut AMD.
Studi ini didukung oleh National Institutes of Health, Research to Prevent Blindness Stein Innovation Award, dan hibah dari BrightFocus Foundation. James T. Handa, penyidik utama, mencatat bahwa selain radikal bebas, merokok menyebabkan perubahan epigenetik pada sel RPE; Handa juga duduk di dewan penasihat beberapa perusahaan bioteknologi dan farmasi.
Kata-kata sulit
- epitel pigmen retina — lapisan sel di belakang retina yang melindungi mata
- disfungsional — tidak bekerja sesuai fungsi normal sel
- aksesibilitas kromatin — seberapa mudah DNA di sel dapat diakses
- ketidakstabilan genom — keadaan gen yang sering mengalami perubahan atau rusak
- pemendekan ujung kromosom — pengurangan panjang ujung kromosom sel
- epigenetik — perubahan pada pengaturan gen tanpa mengubah DNA
- komorbiditas — penyakit lain yang muncul bersamaan dengan penyakit utama
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana hasil studi ini dapat memengaruhi pesan kesehatan masyarakat tentang merokok dan penuaan mata?
- Mengapa membedakan perubahan epigenetik yang sementara dan yang permanen penting untuk memahami perkembangan AMD menurut artikel?
- Apa tantangan yang mungkin dihadapi peneliti ketika mencoba menerjemahkan temuan dari model tikus ke kondisi manusia?
Artikel terkait
Kutu Manusia dan Wabah Pes di Madagascar
Wabah pes masih terjadi di beberapa negara, terutama Madagascar. Penelitian menemukan kutu manusia (Pulex irritans) berperan dalam penyebaran dan mengaitkan infestasi kutu dengan kebiasaan rumah tangga serta penggunaan insektisida yang berisiko.
Ketidaksetaraan dan cara menghentikan pandemi
Matthew M. Kavanagh mengatakan ketidaksetaraan membuat masyarakat lebih rentan dan memperdalam pandemi. Ia mengusulkan perubahan pada pembiayaan, teknologi, dan kebijakan sosial, termasuk penghentian sementara utang dan pabrik regional untuk produksi vaksin.
Kondisi Kesehatan Mental Tingkatkan Risiko Cedera
Studi besar menemukan orang dengan kondisi kesehatan mental lebih sering mengalami cedera fisik, termasuk melukai diri sendiri, penyerangan, serta kecelakaan dan jatuh. Penelitian menyoroti perlunya pencegahan cedera dalam layanan kesehatan mental.
Kematian Dini Mengurangi Jumlah yang Terlindungi oleh Medicare
Sebuah studi menemukan kenaikan kematian dini membuat lebih banyak orang dewasa tidak sempat mencapai usia 65 untuk mendapat manfaat Medicare. Penelitian menunjukkan adanya kesenjangan rasial dan perbedaan antarnegara bagian.
Vitamin D dan Risiko Diabetes pada Orang dengan Gen Tertentu
Analisis baru dari studi D2d menunjukkan suplemen vitamin D dosis tinggi mungkin menunda perkembangan pradiabetes menjadi diabetes tipe 2 pada orang dengan variasi gen reseptor vitamin D tertentu. Peneliti menekankan perlu saran medis dan penelitian lanjutan.