Sebuah tim peneliti menggunakan primata non-manusia yang terinfeksi SIV, yaitu virus yang terkait dengan HIV. Hewan mendapat terapi antiretroviral yang menekan virus, tetapi kerusakan lapisan usus masih tampak.
Para peneliti menemukan gangguan pada sel imun yang biasanya melindungi dan memperbaiki usus. Mereka memberi suplemen berbasis brokoli untuk meningkatkan paparan senyawa indol, yang ada pada sayuran seperti brokoli dan kubis. Setelah satu bulan, hewan menunjukkan tanda perbaikan pada integritas lapisan usus dan perubahan pada sel imun yang berkaitan dengan perbaikan mukosa.
Para penulis memperingatkan hasil ini belum membuktikan suplemen sebagai pengobatan untuk orang dengan HIV. Perlu penelitian lebih lanjut pada manusia.
Kata-kata sulit
- primata — mamalia yang termasuk monyet dan keraprimata non-manusia
- antiretroviral — obat yang menekan virus di tubuh
- integritas — keutuhan atau keadaan tidak rusak
- mukosa — lapisan tipis pelindung di dalam tubuh
- indol — senyawa kimia yang ada pada sayuran
- suplemen — produk yang ditambah ke makanan untuk manfaatsuplemen berbasis brokoli
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda pernah mengonsumsi suplemen dari sayuran seperti brokoli? Ceritakan singkat.
- Bagaimana pendapat Anda tentang penggunaan hewan percobaan dalam penelitian?
- Mengapa penulis mengatakan perlu penelitian lebih lanjut pada manusia?
Artikel terkait
Kolera 2024: Penyebaran, Penyebab, dan Upaya Pengendalian
Kolera menyebar lewat air tercemar dan tetap menjadi ancaman karena konflik, perubahan iklim, dan sistem kesehatan yang runtuh. Pada 2024 dilaporkan 560,823 kasus dan 6,028 kematian; WHO menargetkan pengurangan lewat pencegahan dan vaksin.
Permainan Komputer Bantu Perbaiki Otak Setelah Cedera
Studi menunjukkan orang dewasa dengan cedera otak traumatik dapat memperbaiki struktur otak dan kemampuan berpikir dengan menyelesaikan permainan kognitif berbasis komputer. Perubahan terukur terlihat pada neuroplastisitas, kecepatan pemrosesan, perhatian, dan memori.
Lingkungan Tempat Tinggal dan Penuaan Seluler
Penelitian menemukan bahwa orang yang tinggal di lingkungan dengan kesempatan rendah memiliki tanda penuaan seluler lebih tinggi, terutama terkait faktor sosial dan ekonomi. Memperbaiki sumber daya lingkungan dapat membantu penuaan yang lebih sehat.