Aplikasi 'Are You Dead Yet?' dan kesepian kaum muda di ChinaCEFR A1
30 Jan 2026
Diadaptasi dari Oiwan Lam, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Sixteen Miles Out, Unsplash
- Ada aplikasi ponsel baru di China sekarang.
- Aplikasi itu bernama Are You Dead Yet?
- Nama aplikasinya tegas dan menarik perhatian publik.
- Aplikasi minta pengguna memberi kontak darurat jelas.
- Pengguna harus mengatur alarm dan check-in rutin.
- Jika pengguna melewatkan check-in, kontak akan diberi tahu.
- Awalnya unduhan sedikit, lalu aplikasi menjadi viral.
- Pengembang membuat aplikasi dalam waktu kurang dari sebulan.
- Banyak anak muda tinggal sendiri di apartemen kecil.
- Fenomena ini terkait kecemasan sosial kaum muda.
Kata-kata sulit
- kontak darurat — orang yang dihubungi saat ada masalah
- mengatur — membuat atau menyiapkan pengaturan untuk sesuatu
- check-in — memberi kabar rutin bahwa seseorang baik
- unduhan — file atau aplikasi yang diambil dari internet
- viral — menyebar cepat dan dikenal banyak orang
- kecemasan sosial — perasaan takut atau khawatir berkaitan dengan orang lain
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu ingin menggunakan aplikasi seperti ini?
- Apakah kamu tinggal sendiri atau dengan keluarga?
Artikel terkait
Rambut sebagai catatan paparan bahan kimia
Penelitian dari University of Texas at Austin menunjukkan rambut dapat merekam paparan bahan kimia selama hari, minggu, dan bulan. Metode pemanasan helai rambut dan spektrometer massa membantu merekonstruksi garis waktu paparan yang darah atau urin tidak tangkap.
Kebakaran Los Angeles Januari 2025 dan Lonjakan Kunjungan Kesehatan Virtual
Penelitian menunjukkan kebakaran hutan di Los Angeles pada Januari 2025 menurunkan kualitas udara dan meningkatkan kunjungan kesehatan virtual, terutama untuk masalah pernapasan dan kardiovaskular. Data berasal dari 3,7 juta anggota Kaiser Permanente.
Mengapa firma elit melatih lalu melepaskan karyawan
Sebuah studi menemukan bahwa firma profesional teratas sering merekrut dan melatih karyawan sebelum membiarkan banyak dari mereka pergi. Pola ini bukan kebetulan; firma menggunakan pergantian untuk memberi sinyal kemampuan dan meningkatkan laba.