Aplikasi 'Are You Dead Yet?' dan kesepian kaum muda di ChinaCEFR A2
30 Jan 2026
Diadaptasi dari Oiwan Lam, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Sixteen Miles Out, Unsplash
Sebuah aplikasi ponsel bernama “Are You Dead Yet?” (死了麼?) tiba-tiba naik ke puncak Apple App Store China pada Januari 2026. Aplikasi itu dibuat oleh tim tiga orang dalam kurang dari sebulan. Teknologinya sederhana dan namanya yang lugas menarik perhatian banyak orang.
Pengguna harus menyerahkan kontak darurat, mengatur alarm check-in, dan melakukan check-in secara teratur. Jika pengguna melewatkan dua check-in, aplikasi memberi tahu kontak. Setelah menjadi viral, pengembang mengubah nama resmi menjadi “Demumu” pada 13 Januari untuk terdengar kurang negatif.
Kata-kata sulit
- kontak darurat — orang yang dihubungi saat ada masalah serius
- check-in — memberi kabar kepada aplikasi bahwa pengguna aman
- viral — menjadi sangat terkenal dan dibagikan banyak orang
- lugas — sederhana dan langsung tanpa banyak kata
- pengembang — orang atau tim yang membuat sebuah aplikasi
- menyerahkan — memberi sesuatu kepada orang atau pihak lain
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu akan menggunakan aplikasi seperti ini? Mengapa atau mengapa tidak?
- Siapa yang akan kamu pilih sebagai kontak darurat? Jelaskan singkat.
- Menurutmu nama aplikasi penting untuk pengguna? Mengapa?
Artikel terkait
Alat untuk Mengurangi Kebencian Partisan di Linimasa X
Peneliti membuat ekstensi yang menata ulang linimasa X untuk menurunkan unggahan bermusuhan tanpa menghapusnya atau bekerjasama langsung dengan platform. Percobaan menunjukkan pengurangan rasa permusuhan dan peningkatan rasa hangat antarpendukung partai.
Kecerdasan Buatan untuk Kesehatan Seksual di Amerika Latin
Kelompok riset dan organisasi di Amerika Latin memakai kecerdasan buatan untuk memberi informasi kesehatan seksual dan reproduksi. Proyek di Peru dan Argentina menjangkau remaja, komunitas adat, dan orang transgender, serta menyorot risiko bias.
AI dan Foto Warga Temukan Nyamuk Anopheles stephensi di Madagaskar
Peneliti menggunakan kecerdasan buatan dan foto dari warga untuk mengidentifikasi apa yang mereka anggap sebagai deteksi pertama Anopheles stephensi di Madagaskar. Foto close-up diambil pada 2020 dan ditemukan kembali dua tahun kemudian.