Risk Know-How adalah platform daring yang diluncurkan pada pertemuan AAAS pada Jumat (16 Februari). Layanan ini ditujukan untuk komunitas yang menghadapi ancaman seperti wabah penyakit, peristiwa cuaca ekstrem, dan risiko terkait kecerdasan buatan.
Platform dibangun berdasarkan Risk Know-How Framework. Kelompok dapat meminta bantuan untuk terhubung dengan pihak lain, mencari pendanaan, atau mengikuti pelatihan. Syaratnya adalah peserta harus membagikan pengalaman mereka di platform.
Situs menampilkan studi kasus, misalnya kampanye Ciencia Puerto Rico untuk pencegahan COVID-19, serta upaya di Kisumu, Kenya. Tim proyek juga menyoroti kebutuhan penyandang tunarungu dan bekerja dengan penerjemah bahasa isyarat.
Kata-kata sulit
- platform — situs atau layanan online untuk berbagi informasi
- meluncurkan — memulai atau memperkenalkan layanan barudiluncurkan
- ancaman — sesuatu yang bisa menyebabkan bahaya atau masalah
- wabah — penyebaran penyakit yang terjadi pada banyak orang
- pendanaan — uang atau dana untuk mendukung suatu kegiatan
- studi kasus — contoh nyata untuk menjelaskan suatu peristiwa
- tunarungu — orang yang tidak bisa mendengar dengan baik
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah menurut Anda platform daring seperti ini penting untuk komunitas? Mengapa?
- Pernahkah Anda atau orang yang Anda kenal ikut pelatihan online atau berbagi pengalaman di sebuah situs? Ceritakan singkat.
Artikel terkait
Kerala tetapkan Bacillus subtilis sebagai mikroba resmi
Kerala menetapkan Bacillus subtilis sebagai mikroba resmi untuk menyoroti potensi mikroba bagi kesehatan, pertanian, lingkungan, dan ketangguhan iklim. Langkah ini terkait dengan Centre of Excellence in Microbiome yang mempelajari pemanfaatan mikroba tersebut.
Vaksin Demam Berdarah Satu Dosis Disetujui di Brasil
Anvisa menyetujui vaksin Butantan-DV satu dosis untuk usia 12–59 pada 26 November. Uji coba dengan 16.000 relawan menunjukkan efektivitas tinggi; lebih dari 1 juta dosis siap dan vaksin akan masuk Program Imunisasi Nasional awal 2026.
Nanopartikel bantu sel punca tingkatkan mitokondria
Para peneliti di Texas A&M University menggunakan nanopartikel berbentuk bunga (nanoflowers) untuk membuat sel punca menghasilkan lebih banyak mitokondria dan mentransfernya ke sel yang menua atau rusak, sehingga memulihkan energi seluler.