Risk Know-How adalah platform daring yang diluncurkan pada pertemuan AAAS pada Jumat (16 Februari). Layanan ini ditujukan untuk komunitas yang menghadapi ancaman seperti wabah penyakit, peristiwa cuaca ekstrem, dan risiko terkait kecerdasan buatan.
Platform dibangun berdasarkan Risk Know-How Framework. Kelompok dapat meminta bantuan untuk terhubung dengan pihak lain, mencari pendanaan, atau mengikuti pelatihan. Syaratnya adalah peserta harus membagikan pengalaman mereka di platform.
Situs menampilkan studi kasus, misalnya kampanye Ciencia Puerto Rico untuk pencegahan COVID-19, serta upaya di Kisumu, Kenya. Tim proyek juga menyoroti kebutuhan penyandang tunarungu dan bekerja dengan penerjemah bahasa isyarat.
Kata-kata sulit
- platform — situs atau layanan online untuk berbagi informasi
- meluncurkan — memulai atau memperkenalkan layanan barudiluncurkan
- ancaman — sesuatu yang bisa menyebabkan bahaya atau masalah
- wabah — penyebaran penyakit yang terjadi pada banyak orang
- pendanaan — uang atau dana untuk mendukung suatu kegiatan
- studi kasus — contoh nyata untuk menjelaskan suatu peristiwa
- tunarungu — orang yang tidak bisa mendengar dengan baik
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah menurut Anda platform daring seperti ini penting untuk komunitas? Mengapa?
- Pernahkah Anda atau orang yang Anda kenal ikut pelatihan online atau berbagi pengalaman di sebuah situs? Ceritakan singkat.
Artikel terkait
Media sosial dorong penjualan daging satwa liar di Afrika Barat
Sebuah studi di jurnal One Health memperingatkan media sosial dapat meningkatkan perdagangan daging satwa liar di Afrika Barat. Peneliti menemukan iklan di Facebook, pengalihan ke WhatsApp, dan risiko penyakit yang berpindah dari hewan ke manusia.
Ilmuwan Afrika Selatan Pantau Kualitas Udara Waktu Nyata dengan Metode Fisika Partikel
Ilmuwan di Afrika Selatan mengadaptasi metode fisika partikel untuk sistem AI_r yang memantau kualitas udara waktu nyata menggunakan sensor murah, IoT, dan kecerdasan buatan. Proyek memasang 500 sensor di Sedibeng tahun depan dan mendapat dukungan internasional.
H5N1 Menyebar pada Burung Nasar Hitam di AS
Peneliti University of Georgia menemukan virus influenza burung H5N1 pada banyak bangkai nasar hitam yang dikumpulkan pada 2022–2023. Studi memperingatkan peredaran sepanjang tahun, risiko mutasi, dan ancaman bagi burung langka seperti condor.
Bayi dari Keluarga Berpendapatan Rendah Lebih Sering Lahir Kecil
Penelitian AS menganalisis 380,000 kelahiran antara 2012 dan 2022 dan menemukan bayi dari keluarga berpendapatan rendah lebih sering lahir terlalu kecil atau prematur. Para peneliti memperingatkan penutupan PRAMS CDC pada musim semi 2025 dapat mengurangi data penting.