Sebuah studi yang melibatkan psikolog dari University of Chicago dan sosiolog dari Tel Aviv University menemukan perbedaan usia dalam cara orang melihat kompetisi dan kerja sama. Analisis awal pada World Values Survey menunjukkan kecenderungan menurun keyakinan zero-sum seiring bertambahnya usia. Untuk menguji pola ini, tim melakukan empat eksperimen dengan hampir 2.500 peserta dan membandingkan kelompok usia muda dan tua.
Peserta menjawab pernyataan umum—misalnya tentang kaya dan miskin—dan menilai skenario konkret di tempat kerja tentang pembagian imbalan. Hasil konsisten: orang dewasa lebih tua lebih kecil kemungkinannya memandang situasi sebagai zero-sum, sedangkan peserta muda lebih sering melihatnya sebagai menang-kalah. Kricheli-Katz juga menelaah gelombang berbeda dari survei dan menemukan pola ini bertahan lintas generasi, meski generasi muda sekarang cenderung lebih zero-sum daripada kohort sebelumnya.
Penulis menekankan konsekuensi praktis: menganggap situasi nonkompetitif seolah kompetitif dapat merugikan kebijakan publik dan pasar tenaga kerja, contohnya narasi tentang imigran yang 'mengambil' pekerjaan. Temuan juga menunjukkan bahwa pengalaman dan pelatihan negosiasi dapat mengubah pandangan zero-sum menjadi pendekatan lebih kooperatif, dan perspektif orang tua dapat membantu generasi muda melihat kemungkinan menang-menang.
Kata-kata sulit
- psikolog — ahli yang mempelajari pikiran dan perilaku
- sosiolog — ahli yang mempelajari masyarakat dan hubungan sosial
- kecenderungan — arah umum atau pola perilaku dalam data
- zero-sum — situasi ketika satu pihak untung, pihak lain rugi
- studi — penelitian sistematis untuk menguji hipotesis
- kohort — kelompok orang yang lahir atau diuji bersama
- konsekuensi — hasil atau akibat yang muncul dari tindakan
- kooperatif — bersedia bekerja sama untuk keuntungan bersama
- negosiasi — proses berunding untuk mencapai kesepakatan bersama
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana menurut Anda perspektif orang tua dapat membantu generasi muda melihat kemungkinan menang-menang? Berikan contoh situasi kerja atau negosiasi.
- Apa akibat melihat situasi nonkompetitif seolah kompetitif terhadap kebijakan publik atau pasar tenaga kerja di negara Anda?
- Pelatihan negosiasi disebut dapat mengubah pandangan zero-sum. Pengalaman atau pelatihan apa yang menurut Anda paling efektif untuk mengurangi pandangan tersebut di kalangan muda?
Artikel terkait
Pola pikir "semua-atau-tidak sama sekali" pada olahraga
Peneliti menemukan bahwa pola pikir "semua-atau-tidak sama sekali" membuat orang meninggalkan rencana olahraga. Studi ini mengidentifikasi empat unsur pola pikir itu dan memberi saran berpikir ulang agar orang lebih konsisten berolahraga.
Musik Langsung dan Kesejahteraan: Peran Efervescensi Kolektif
Sebuah studi menemukan bahwa menghadiri acara musik langsung meningkatkan kesejahteraan karena efervescensi kolektif—perasaan kebersamaan dan kesakralan dalam kerumunan. Temuan ini didukung oleh empat studi dan data dari peserta festival musik.
Internet Kurangi Kesepian pada Perawat Lansia
Penelitian di JMIR Aging menemukan bahwa penggunaan internet yang lebih sering berkaitan dengan tingkat kesepian yang lebih rendah pada perawat informal usia lanjut. Studi menganalisis 3,957 peserta dari California Health Interview Survey 2019-2020.