Musim liburan sering dikaitkan dengan kegembiraan, namun juga bisa menimbulkan stres. Penyebab umum adalah harapan keluarga, perselisihan soal politik, dan pengeluaran tambahan untuk perayaan. Tekanan dari faktor-faktor ini sering terjadi bersamaan ketika orang diharapkan bersantai dan menikmati diri.
Seorang psikolog klinis, Jason Moser, menyarankan dua langkah praktis. Pertama, ambil jeda singkat untuk merenung agar menyadari penyebab stres dan memikirkan cara merespons. Kedua, hentikan alat manajemen stres yang tidak efektif dan gantikan dengan strategi lebih sederhana dan realistis untuk meringankan beban saat perayaan.
Kata-kata sulit
- perselisihan — perdebatan atau konflik antara dua pihak
- pengeluaran — uang yang dikeluarkan untuk kebutuhan atau acarapengeluaran tambahan
- jeda — waktu istirahat yang singkat untuk berhenti sejenakjeda singkat
- merenung — memikirkan sesuatu dengan tenang dan lama
- manajemen — cara atau proses mengatur suatu masalah atau kegiatan
- meringankan — membuat sesuatu menjadi lebih ringan atau tidak berat
- realistis — sesuai dengan kenyataan dan mungkin dicapai
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah Anda merasa stres karena harapan keluarga saat liburan? Ceritakan singkat.
- Strategi sederhana apa yang bisa Anda lakukan untuk meringankan stres saat perayaan?
- Bagaimana perasaan Anda ketika mengambil jeda singkat untuk merenung saat merasa stres?
Artikel terkait
Melihat Ketidakpastian sebagai Peluang
Penelitian ETH Zurich menguji apakah memandang ketidakpastian sebagai peluang mengubah sikap politik. Setelah presentasi singkat, peserta lebih positif terhadap keberagaman, lebih mendukung perubahan sosial, dan lebih kecil kemungkinan memilih AfD.
AI Mempelajari Nilai Budaya dari Perilaku Manusia
Penelitian University of Washington menunjukkan AI yang dilatih mengamati perilaku manusia dapat meniru nilai budaya. Eksperimen permainan dan tes donasi menunjukkan agen yang dilatih pada data kelompok Latino bertindak lebih tolong‑menolong.