Penelitian dari Tufts University, yang diterbitkan di Ecology, memakai starter sourdough untuk menguji apakah interaksi pasangan sederhana bisa memprediksi koeksistensi mikroba. Tim mengisolasi mikroba dari kultur sourdough nyata dan mengukur pertumbuhan tiap spesies sendiri serta dalam pasangan. Mereka menggunakan pengukuran ini untuk membangun model, lalu menguji prediksinya pada komunitas multi-spesies yang ditumbuhkan bersama di piring laboratorium.
Model tersebut secara konsisten memprediksi spesies yang akan berkoeksistensi dan kelimpahan relatifnya dalam banyak campuran. Hanya beberapa spesies yang berperilaku berbeda, lalu tim memperbaiki model dengan memasukkan siklus pemberian makan dan pengurangan populasi yang terjadi dalam starter.
Para peneliti mencatat bahwa gagasan ini mungkin berlaku juga pada situasi lain, misalnya setelah pengobatan antibiotik, sanitasi peralatan pengolahan makanan, atau gangguan oleh pestisida. Komunitas sourdough rumah tampak stabil, dan tim kini mengembangkan model yang mengikuti evolusi mikroba.
Kata-kata sulit
- mengisolasi — memisahkan organisme dari campuran lain
- mengukur — menentukan seberapa besar atau banyak sesuatu
- koeksistensi — hidup bersama di tempat yang sama
- kelimpahan — jumlah atau kepadatan organisme dalam komunitas
- komunitas — kelompok spesies yang hidup bersama
- siklus — urutan kejadian yang berulang secara berkala
- pengurangan — penurunan jumlah atau ukuran sesuatu
- evolusi — perubahan genetik atau sifat makhluk hidup
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa tim menambahkan siklus pemberian makan dan pengurangan populasi ke model? Jelaskan dengan dua kalimat.
- Menurut Anda, apa manfaat mempelajari komunitas mikroba pada starter sourdough bagi kehidupan sehari-hari?
- Sebutkan contoh komunitas yang stabil di sekitar Anda dan jelaskan singkat perbedaannya dengan komunitas sourdough.
Artikel terkait
Tagatose: gula langka yang dibuat dari glukosa oleh bakteri
Peneliti Tufts mengembangkan cara membuat tagatose, pemanis mirip gula, dengan merekayasa bakteri Escherichia coli. Metode ini menggunakan enzim baru dari jamur lendir dan menghasilkan tagatose lebih efisien, serta aman menurut otoritas kesehatan.
Model Baru untuk Interior Uranus dan Neptunus
Ilmuwan Universitas Zurich mengembangkan model interior baru yang merombak pandangan terhadap Uranus dan Neptunus, mempertanyakan label "raksasa es" dan menjelaskan medan magnet tidak biasa. Mereka meminta misi khusus untuk jawaban lebih pasti.
Peta Biologis Menghubungkan Sel dan Jaringan Otak
Sebuah studi di Nature Communications menggabungkan pemindaian otak, data genetik, dan pencitraan molekuler untuk menunjukkan bagaimana organisasi seluler dan molekuler membentuk jaringan otak besar. Temuan berpotensi mengubah studi kognisi dan gangguan mental.
Unggahan Media Sosial sebagai Peringatan Awal Perpindahan Penduduk
Analisis unggahan media sosial dapat memberi peringatan dini tentang pergerakan penduduk saat krisis. Studi di EPJ Data Science menguji alat prediksi yang memakai data digital untuk menambah informasi saat survei sulit dikumpulkan.
Bactery: Baterai dari Bakteri Tanah untuk Pertanian
Spin-out dari University of Bath mengembangkan Bactery, baterai yang memanfaatkan bakteri tanah untuk memberi daya sensor dan perangkat IoT di lahan pertanian dengan pasokan listrik sulit. Prototipe diuji sejak 2019 dan perusahaan menargetkan produksi kecil tahun 2026.