Penelitian yang dipimpin oleh Alex Gunderson dengan mahasiswa doktoral Julie Rej, dan dipublikasikan di Journal of Thermal Biology, menguji bagaimana suhu memengaruhi agresi antara anoles cokelat invasif dan anoles hijau asli. Pekerjaan dilakukan di Gunderson Lab dengan dukungan Tulane University.
Untuk mengukur agresi, Rej menempatkan pasangan anoles cokelat dan hijau dalam kandang terkendali yang mensimulasikan rentang suhu musiman — dari hari musim semi yang sejuk hingga kondisi musim panas yang lebih panas seperti yang diperkirakan di masa depan. Dalam uji ini, anoles cokelat menunjukkan tingkat agresi lebih tinggi daripada anoles hijau.
Penulis mencatat bahwa sebelumnya ada temuan kadar timbal tinggi pada anoles cokelat, namun bukti saat ini paling kuat mendukung bahwa suhu yang lebih hangat meningkatkan agresi dan memperlebar celah antarspesies.
Kata-kata sulit
- memengaruhi — memberi pengaruh pada sesuatu atau menyebabkan perubahan
- invasif — spesies yang masuk dan menyebar di luar asalnya
- mensimulasikan — membuat kondisi tiruan seperti aslinya
- rentang — jarak atau variasi antara dua titik
- kadar — jumlah atau tingkat suatu zat dalam benda
- timbal — logam berat yang berbahaya bagi kesehatan
- agresi — perilaku menyerang atau bermusuhan terhadap lain
- memperlebar — membuat sesuatu menjadi lebih luas atau besar
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana menurut Anda suhu musim yang lebih hangat bisa mengubah hubungan antara spesies invasif dan asli?
- Langkah apa yang dapat dilakukan untuk melindungi anoles hijau asli dari anoles cokelat invasif?
- Apa manfaat melakukan eksperimen dalam kandang terkendali saat mempelajari perilaku hewan?
Artikel terkait
Peta Biologis Menghubungkan Sel dan Jaringan Otak
Sebuah studi di Nature Communications menggabungkan pemindaian otak, data genetik, dan pencitraan molekuler untuk menunjukkan bagaimana organisasi seluler dan molekuler membentuk jaringan otak besar. Temuan berpotensi mengubah studi kognisi dan gangguan mental.
Masyarakat Adat di COP30: Hak Wilayah dan Pengetahuan untuk Iklim
Di COP30 di Belém, Sineia Do Vale menekankan bahwa mengamankan hak wilayah masyarakat adat adalah langkah pertama. Ia meminta gabungkan pengetahuan tradisional adat dengan penelitian ilmiah dan membahas kebakaran di Roraima pada 2024.
Waktu Hari Memengaruhi Efek Kemoterapi pada Glioblastoma
Penelitian menemukan waktu hari memengaruhi respons glioblastoma terhadap kemoterapi temozolomide. Aktivitas enzim MGMT berubah sepanjang hari, dan waktu biopsi juga dapat memengaruhi penilaian metilasi tumor. Temuan ini mendorong penelitian klinis lanjut pada kronomedisin.