📖+10 XP
🎧+10 XP
✅+15 XP
Level A1 – PemulaCEFR A1
2 mnt
77 kata
- Para peneliti di India membuat kemajuan menuju antivenom.
- Mereka meneliti kalajengking hitam di laboratorium.
- Kalajengking itu hidup di daerah tropis dan subtropis.
- Bisa kalajengking dapat menyebabkan masalah pernapasan dan jantung.
- Bisa juga menyebabkan gagal beberapa organ pada manusia.
- Pengobatan biasanya memakai suntikan antivenom yang sering mahal.
- Peneliti menguji bisa pada tikus laboratorium untuk melihat efek.
- Hasil menunjukkan kerusakan organ dan peradangan yang nyata.
- Tim menemukan banyak toksin dalam bisa kalajengking.
- Pengembangan antivenom masih terus berlangsung di laboratorium.
Kata-kata sulit
- peneliti — orang yang bekerja untuk mencari jawaban ilmiahPara peneliti
- antivenom — obat yang melawan racun dari hewan beracun
- kalajengking — hewan kecil dengan ekor yang mengandung racunkalajengking hitam
- bisa — racun dari hewan yang dapat menyakiti manusia
- pernapasan — proses mengambil dan mengeluarkan napas
- toksin — zat beracun yang ada dalam racun hewan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah melihat kalajengking?
- Apakah kamu takut bisa kalajengking?
- Apakah menurutmu suntikan antivenom mahal?
Artikel terkait
12 Jan 2026
Vitamin C Bisa Melindungi Kesuburan dari Bahan Kimia Lingkungan
Penelitian pada ikan medaka menunjukkan bahwa vitamin C mengurangi kerusakan testis dan memperbaiki kesuburan pada ikan yang terpapar kalium perklorat. Temuan ini memberi harapan, tetapi diperlukan penelitian lebih lanjut pada manusia.
7 Agu 2026
23 Jun 2026
21 Apr 2026
3 Agu 2023
Orang dengan Disabilitas di Perkotaan Saat Pandemi
Selama pandemi COVID-19, orang dengan disabilitas di daerah perkotaan miskin di Kenya dan Nigeria menghadapi masalah besar: layanan kesehatan berkurang, biaya naik, dan banyak kehilangan penghasilan. Peneliti dan advokat minta layanan lebih dekat dan lebih dapat diakses.