Pada 79 CE letusan Gunung Vesuvius mengubur Pompeii dan melindungi bangunan serta benda organik. Para peneliti kemudian mengambil residu dari dua wadah pembakar dupa di Pompeii dan satu pembakar dari vila terdekat untuk dianalisis di laboratorium.
Studi ini dipimpin oleh Johannes Eber dari University of Zurich dengan kontribusi ilmuwan lain. Analisis mengidentifikasi sisa tumbuhan lokal dan juga bahan impor: tim menemukan getah pohon eksotik yang kemungkinan berasal dari kawasan tropis di Afrika atau Asia. Tes biomolekuler juga mendeteksi produk anggur pada salah satu pembakar, yang terkait dengan penggunaan anggur dalam ritual Romawi seperti yang tergambar pada sumber kuno.
Para ilmuwan mengombinasikan teknik kimia dan mikroskopis untuk mengaitkan data laboratorium dengan konteks arkeologis. Temuan ini memperkaya pemahaman tentang praktik keagamaan sehari-hari dan jaringan perdagangan yang menghubungkan Pompeii dengan wilayah jauh. Banyak temuan organik tersebut kini dipajang di pameran permanen taman arkeologi.
Kata-kata sulit
- residu — sisa bahan atau zat yang tertinggal
- pembakar — alat untuk membakar dupa atau bahan lain
- getah — cairan lengket dari dalam pohon
- biomolekuler — berkaitan dengan molekul hidup pada organisme
- ritual — serangkaian tindakan keagamaan atau upacara
- konteks — latar atau situasi di mana sesuatu ditemui
- jaringan — hubungan yang menghubungkan orang atau tempat
- impor — barang yang datang dari luar negeri
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa penemuan bahan impor seperti getah pohon penting untuk memahami kehidupan di Pompeii? Jelaskan pendapat Anda.
- Bagaimana penggabungan teknik kimia dan mikroskopis membantu peneliti mengaitkan temuan dengan konteks arkeologis? Beri contoh singkat.
- Apakah menurut Anda benda organik yang dipajang di pameran dapat mengubah cara orang melihat praktik keagamaan kuno? Mengapa atau mengapa tidak?
Artikel terkait
Medan Magnet Bumi Mendorong Partikel ke Bulan
Penelitian menunjukkan medan magnet Bumi mungkin membantu memindahkan partikel atmosfer ke permukaan Bulan. Simulasi komputer menemukan proses ini bisa menjelaskan keberadaan zat mudah menguap di tanah Bulan dan menyimpan catatan panjang tentang atmosfer Bumi.
Pterosaurus Mengembangkan Penerbangan dengan Cepat
Studi baru memakai CT scan untuk melihat rongga otak pterosaurus dan menemukan bahwa kemampuan terbang berkembang pesat sejak asal-usul kelompok itu. Peneliti membandingkan otak pterosaurus dengan kerabat tak terbang dan hewan purba lain.