- Para ilmuwan dari sebuah universitas mempelajari zebra finch.
- Burung ini dikenal bisa belajar lagu baru.
- Mereka meneliti bagaimana neuron baru terbentuk dan bergerak.
- Neuron baru sering menembus jaringan di kepala yang matang.
- Sel-sel itu meremas dan mendorong lewat sel lain.
- Cara ini seperti membuka terowongan di dalam kepala.
- Mungkin membantu burung belajar atau memperbaiki kerusakan.
- Namun mungkin juga merusak sel dan ingatan yang ada.
- Peneliti berharap temuan ini berguna untuk terapi manusia.
Kata-kata sulit
- ilmuwan — orang yang bekerja di bidang sains
- mempelajari — melakukan studi untuk tahu lebih banyak
- neuron — sel saraf di tubuh atau otak
- jaringan — kumpulan sel di tubuh yang berkaitan
- mendorong — memberi dorongan sehingga bergerak ke depan
- terowongan — ruang sempit yang memanjang seperti terusan
- terapi — pengobatan untuk membantu menyembuhkan orang
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu suka mendengar burung bernyanyi?
- Pernahkah kamu belajar lagu baru?
- Apakah menurutmu penelitian ini bisa membantu manusia?
Artikel terkait
Kurangnya Bukti Ilmiah Hambat Kebijakan Afrika
Lise Korsten dari African Academy of Sciences mengatakan sedikitnya bukti ilmiah yang dihasilkan di Afrika menghambat pembuatan kebijakan dan membuat benua itu lemah dalam perdagangan. AAS membangun jaringan dan program diplomasi sains untuk mengatasi masalah ini.
Peneliti Petakan Siklus Sel Toxoplasma dengan Fluoresen
Peneliti mengadaptasi pencitraan fluoresen untuk mengamati Toxoplasma gondii secara waktu nyata. Mereka memetakan tahapan siklus sel parasit dan kini mencari titik lemah untuk menguji obat yang dapat menghentikan perkembangannya.
Transplantasi sel bantu kesehatan jantung setelah cedera sumsum tulang belakang
Para peneliti menguji transplantasi sel pada tikus untuk memperbaiki kontrol saraf atas tekanan darah dan denyut jantung setelah cedera sumsum tulang belakang. Hasil menunjukkan perbaikan saraf, namun respons hormon berlebih tetap ada.
Perpecahan dan Kekerasan di Kelompok Simpanse Kibale
Studi jangka panjang di Kibale, Uganda, menunjukkan satu kelompok simpanse besar terpecah dan anggota salah satu bagian kemudian menyerang serta membunuh banyak mantan anggota. Temuan ini dipublikasikan di Science dan menimbulkan pertanyaan tentang hubungan sosial simpanse.