- Tikus kayu dapat bertahan dari gigitan ular derik berbisa.
- Perubahan pada gen memberi mereka keuntungan saat diserang.
- Para peneliti menemukan banyak salinan gen SERPINA3 pada tikus.
- Salinan gen tambahan muncul lewat duplikasi tandem di genom.
- Protein dari gen itu bisa mengikat komponen bisa ular.
- Beberapa protein memblokir efek toksik bisa dan membantu tikus tetap hidup.
- Protein lain tidak berinteraksi dengan bisa dan berbeda fungsi.
- Penelitian ini menunjukkan gen ganda membantu tikus melawan ular.
Kata-kata sulit
- gen — bagian pada DNA yang menentukan sifat
- salinan — bagian yang sama dibuat lebih dari satu
- duplikasi tandem — penggandaan berurutan pada tempat yang sama
- protein — molekul di tubuh yang melakukan fungsi penting
- mengikat — menempel atau terhubung erat dengan sesuatu
- toksik — bersifat berbahaya atau beracun untuk tubuh
- bertahan — tetap hidup atau tidak mati dalam kondisi sulit
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu takut ular?
- Pernahkah kamu melihat tikus di dekat rumah?
- Apa yang kamu lakukan jika melihat ular?
Artikel terkait
Tagatose: gula langka yang dibuat dari glukosa oleh bakteri
Peneliti Tufts mengembangkan cara membuat tagatose, pemanis mirip gula, dengan merekayasa bakteri Escherichia coli. Metode ini menggunakan enzim baru dari jamur lendir dan menghasilkan tagatose lebih efisien, serta aman menurut otoritas kesehatan.
Bactery: Baterai dari Bakteri Tanah untuk Pertanian
Spin-out dari University of Bath mengembangkan Bactery, baterai yang memanfaatkan bakteri tanah untuk memberi daya sensor dan perangkat IoT di lahan pertanian dengan pasokan listrik sulit. Prototipe diuji sejak 2019 dan perusahaan menargetkan produksi kecil tahun 2026.
Algoritma menjelaskan perubahan propana jadi propilena
Tim di University of Rochester membuat algoritma yang menunjukkan fitur atomik penting saat katalis nanoskala mengubah propana menjadi propilena. Temuan ini menyoroti pertumbuhan oksida di situs logam cacat dan potensi aplikasi industri.