LingVo.club
Level
Duplikasi gen membuat tikus kayu tahan bisa ular derik — Level B2 — a brown snake on a branch with a black background

Duplikasi gen membuat tikus kayu tahan bisa ular derikCEFR B2

20 Des 2025

Diadaptasi dari U. Michigan, Futurity CC BY 4.0

Foto oleh Harshit Suryawanshi, Unsplash

Level B2 – Menengah-atas
5 mnt
248 kata

Penelitian yang dipublikasikan di Molecular Biology and Evolution menjelaskan tingkat resistensi tikus kayu terhadap bisa ular derik. Hewan pengerat kecil ini, yang beratnya kurang dari setengah pon, dapat selamat dari gigitan berbisa yang berbahaya bagi manusia. Studi memeriksa keluarga gen SERPINs dan memfokuskan pada SERPINA3, gen yang sebelumnya kurang dipahami meskipun SERPINA1 telah ditunjukkan mampu menghambat beberapa bisa ular Eropa.

Tim yang dipimpin Matthew Holding dan co-lead Meilyn Ward di laboratorium David Ginsburg, University of Michigan Life Sciences Institute, menemukan tikus kayu membawa 12 salinan SERPINA3, sementara manusia hanya memiliki satu. Salinan tambahan itu muncul lewat duplikasi tandem, di mana salinan gen ekstra disisipkan ke dalam genom tanpa menghentikan fungsi gen asli. Para peneliti menguji protein yang dikodekan oleh setiap gen menggunakan sampel bisa dari ular derik pemangsa tikus; banyak protein langsung mengikat komponen bisa dan memblokir efek toksiknya, tetapi aktivitas protein sangat bervariasi. Beberapa protein tidak berinteraksi dengan bisa, sementara satu protein menghambat dua komponen berbeda yang mendasari toksisitas.

Penulis mencatat bahwa duplikasi tandem juga umum pada gen-gen yang mengkode bisa ular, sehingga ketika mangsa berevolusi resistensi, protein bisa dapat berubah dan bervariasi. Para penulis menyarankan bahwa duplikasi pada SERPINA3 mungkin merupakan bagian dari respons koevolusi. Holding mengatakan temuan ini menambah "satu alat lagi dalam kotak alat" pengerat untuk bertahan dari gigitan berbisa. Studi ini didukung oleh National Institutes of Health dan Honors Summer Fellowship dari University of Michigan. Penulis makalah termasuk Matthew Holding, Meilyn Ward, Laura Haynes, David Ginsburg, Mark Margres, dan Marjorie Matocq.

Kata-kata sulit

  • resistensikemampuan bertahan terhadap pengaruh berbahaya
  • duplikasi tandempenyalinan gen tambahan yang disisipkan berdekatan
  • koevolusievolusi bersama dua spesies yang saling memengaruhi
  • genomseluruh materi genetik dalam suatu organisme
  • toksisitaskemampuan suatu zat menyebabkan keracunan pada organisme
  • menghambatmencegah atau menurunkan aktivitas suatu proses

Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.

Pertanyaan diskusi

  • Bagaimana menurut Anda duplikasi gen pada tikus kayu dapat mengubah interaksi antara tikus dan ular derik dalam jangka panjang?
  • Apakah temuan tentang SERPINA3 bisa memberi ide baru untuk penanganan atau obat terhadap gigitan ular pada manusia? Jelaskan alasan Anda.
  • Penelitian menyebut aktivitas protein sangat bervariasi. Mengapa variasi aktivitas protein penting dalam proses koevolusi antara mangsa dan pemangsa?

Artikel terkait