- Ritme sirkadian mengatur kapan tubuh tidur dan bangun.
- Tubuh mendapat sinyal dari bagian kecil di otak.
- Bagian otak ini membantu tubuh tahu waktu setempat.
- Para peneliti membuat alat komputasi baru untuk melihat sel.
- Alat itu merekam aktivitas sel selama berminggu-minggu.
- Mereka menemukan beberapa sel hub sangat penting untuk sinkroni.
- Tanpa sel hub, sinkroni jaringan cepat runtuh.
- Peneliti ingin tahu bagaimana mengubah waktu SCN.
- Penemuan ini bisa membantu pekerja shift dan orang lain.
- Tujuan akhirnya adalah menyelaraskan jam biologis manusia.
Kata-kata sulit
- ritme sirkadian — pola tubuh tidur dan bangun setiap hari
- sinyal — tanda yang dikirim ke tubuh atau otak
- peneliti — orang yang melakukan penelitian ilmiah
- merekam — menyimpan data aktivitas untuk dilihat nanti
- sinkroni — keadaan banyak sel bekerja bersama waktu sama
- jam biologis — waktu tubuh yang mengatur fungsi harian
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu bangun pagi setiap hari?
- Pernahkah kamu susah tidur?
- Apakah kamu pernah bekerja malam?
Artikel terkait
Representasi ilmuwan dan kepercayaan publik
Sebuah studi di Nature Human Behaviour menemukan bahwa siapa yang menjadi ilmuwan memengaruhi kepercayaan publik di Amerika Serikat. Para peneliti mengatakan perwakilan demografis dan inklusivitas dapat meningkatkan kepercayaan berbagai kelompok sosial.
Studi: Ketakutan dan Kecemasan Umum pada Anjing Peliharaan
Analisis data yang dikumpulkan oleh pemilik melalui Dog Aging Project menunjukkan banyak anjing peliharaan mengalami tanda-tanda ketakutan atau kecemasan dalam situasi sehari-hari. Studi menyoroti perbedaan antara reaksi singkat dan ketakutan kronis serta dampaknya pada kesehatan.
Kecerdasan Terbentuk oleh Jaringan Otak yang Terkoordinasi
Peneliti memakai pencitraan otak untuk melihat bagaimana kecerdasan muncul. Mereka menemukan kecerdasan berasal dari kerja banyak bagian otak yang terintegrasi dan terkoordinasi, bukan dari satu wilayah tunggal, dan temuan ini punya implikasi untuk perkembangan dan sistem buatan.