Ritme sirkadian membantu tubuh mengetahui waktu dan mengatur rasa terjaga atau mengantuk. Bagian kecil di otak yang disebut nukleus suprachiasmatik atau SCN adalah pusat waktu tubuh. Para peneliti di Washington University mengembangkan alat komputasi baru bernama MITE untuk mempelajari bagaimana sel-sel di SCN berkomunikasi.
Dengan rekaman ekspresi gen selama berminggu-minggu, tim itu merekonstruksi jaringan sel dan menemukan hanya sebagian kecil sel yang sangat terhubung dan penting untuk sinkroni. Mereka membagi sel menjadi beberapa tipe, termasuk sel hub, sel jembatan, dan sel penerima. Ketika peneliti menguji jaringan dengan model komputer dan menghilangkan sel hub, sinkroni jaringan runtuh. Temuan ini bisa membantu upaya menyelaraskan kembali jam biologis bagi pekerja shift dan orang dengan gangguan ritme.
Kata-kata sulit
- ritme sirkadian — siklus tidur dan terjaga pada tubuh setiap hari
- nukleus suprachiasmatik — bagian kecil di otak yang mengatur waktu tubuh
- merekonstruksi — membangun kembali jaringan atau struktur yang ada
- sinkroni — keadaan banyak sel bekerja pada waktu yang sama
- sel jembatan — jenis sel yang menghubungkan bagian lain dalam jaringan
- pekerja shift — orang yang bekerja pada jam tidak biasa bergantian
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah Anda sulit tidur karena jadwal kerja? Ceritakan singkat.
- Bagaimana menurut Anda penemuan tentang sel hub bisa membantu pekerja shift?
- Kegiatan sehari-hari apa yang bisa membantu menyelaraskan jam biologis menurut Anda?
Artikel terkait
Representasi ilmuwan dan kepercayaan publik
Sebuah studi di Nature Human Behaviour menemukan bahwa siapa yang menjadi ilmuwan memengaruhi kepercayaan publik di Amerika Serikat. Para peneliti mengatakan perwakilan demografis dan inklusivitas dapat meningkatkan kepercayaan berbagai kelompok sosial.
Fosil Kaki Burtele Ungkap Australopithecus deyiremeda Hidup Bersama Lucy
Tulisan ini melaporkan bahwa tulang kaki yang ditemukan pada 2009 di Afar Rift kini dikaitkan dengan Australopithecus deyiremeda berusia 3,4 juta tahun. Analisis bentuk kaki dan isotop menunjukkan perbedaan anatomi dan pola makan dibandingkan Lucy.