- Sebuah penelitian melihat perubahan peran ayah selama COVID.
- Perubahan itu muncul ketika banyak keluarga mengalami lockdown panjang.
- Setelah pandemi, banyak ayah kembali ke tugas lama mereka.
- Hanya sebagian ayah yang menunjukkan perubahan yang bertahan.
- Perubahan paling jelas terjadi pada ayah yang kehilangan kerja.
- Ayah tersebut menghabiskan lebih banyak waktu membantu sekolah anak.
- Peneliti mengatakan pekerjaan mempengaruhi perubahan keterlibatan ayah.
- Cuti ayah bergaji dan kerja fleksibel dapat membantu keterlibatan.
Kata-kata sulit
- penelitian — studi atau pemeriksaan untuk menemukan fakta baru
- kehilangan — keadaan saat tidak lagi punya pekerjaankehilangan kerja
- keterlibatan — partisipasi atau peran aktif seseorang
- cuti — waktu tidak bekerja yang dibayar oleh pekerjaanCuti ayah bergaji
- fleksibel — dapat diatur waktu atau tempat kerjanyakerja fleksibel
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah ayah di keluargamu membantu mengajar anak?
- Apakah menurutmu cuti ayah bergaji penting? Mengapa atau mengapa tidak?
- Apakah kerja fleksibel menurutmu baik untuk keluarga?
Artikel terkait
Undangan Acara Sosial Bisa Bantu atau Membebani Karyawan
Penelitian menemukan undangan untuk acara setelah jam kerja berdampak berbeda pada karyawan: beberapa merasa lebih terhubung, sedangkan yang pemalu sering merasa cemas dan tertekan. Waktu dan cara mengundang juga memengaruhi kinerja.
Forum Jurnalis Sains: Pelajaran dari Pandemi
Science Journalism Forum (30 Agustus—2 September) mengumpulkan jurnalis dan editor secara daring untuk membahas tantangan jurnalisme sains selama pandemi. Konferensi bertujuan memperkuat jaringan dan keterampilan, terutama di negara berkembang.
Studi: Autoantibodi Serang Otak pada Long COVID
Penelitian yang dipimpin oleh Akiko Iwasaki dan dipublikasikan di jurnal CELL menemukan bahwa beberapa pasien long COVID memiliki autoantibodi yang menyerang jaringan otak dan saraf. Transfer antibodi ini ke tikus menyebabkan gejala serupa dan menuntut penelitian lebih lanjut.