Penelitian baru menemukan bahwa beberapa orang dengan long COVID memiliki autoantibodi yang menargetkan jaringan otak dan saraf. Autoantibodi ini sering menyerang area yang berkaitan dengan nyeri, memori, keseimbangan, dan pengendalian fungsi tubuh otomatis.
Para peneliti memeriksa darah dari pasien long COVID, relawan sehat, dan orang yang pulih tanpa gejala panjang. Antibodi dari pasien bereaksi lebih kuat terhadap jaringan otak, dan ketika antibodi ini dipindahkan ke tikus, tikus menunjukkan gejala seperti nyeri, kelelahan, dan gangguan keseimbangan. Para peneliti mengatakan perlu studi lebih lanjut untuk memahami penyebab dan pengobatan.
Kata-kata sulit
- autoantibodi — Antibodi tubuh yang menyerang jaringan tubuh sendiri
- menargetkan — Mengarah atau menyerang bagian tertentu
- jaringan — Kelompok sel yang membentuk bagian tubuh
- keseimbangan — Kemampuan tubuh untuk tidak jatuh
- antibodi — Protein darah yang melawan infeksi atau benda asing
- memindahkan — Menaruh sesuatu dari satu tempat ke tempat laindipindahkan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah kamu atau orang yang kamu kenal merasa lelah lama setelah sakit? Ceritakan singkat.
- Mengapa menurutmu penting melakukan studi lebih lanjut tentang temuan ini?
Artikel terkait
Antibodi Rekayasa untuk Melawan HCMV
Peneliti mengembangkan antibodi rekayasa yang mencegah human cytomegalovirus (HCMV) mengelabui sistem kekebalan. Dalam uji laboratorium antibodi ini mengurangi penyebaran virus, namun masih diperlukan pengujian lebih lanjut sebelum dipakai secara klinis.
Ketidaksetaraan dan cara menghentikan pandemi
Matthew M. Kavanagh mengatakan ketidaksetaraan membuat masyarakat lebih rentan dan memperdalam pandemi. Ia mengusulkan perubahan pada pembiayaan, teknologi, dan kebijakan sosial, termasuk penghentian sementara utang dan pabrik regional untuk produksi vaksin.