- Banyak orang tua bertanya kapan anak boleh punya ponsel.
- Beberapa keluarga memilih kembali menggunakan telepon rumah bersama.
- Telepon rumah membantu anak fokus pada percakapan lisan.
- Telepon rumah tidak punya media sosial atau pesan teks.
- Terlalu banyak waktu layar dapat membuat anak merasa cemas.
- Layar juga sering menyebabkan gangguan tidur dan perhatian pendek.
- Telepon bersama sering diletakkan di luar kamar anak.
- Dengan begitu, orang tua lebih mudah melihat komunikasi anak.
- Orang tua harus tanyakan tiga hal sebelum memberi ponsel.
Kata-kata sulit
- ponsel — telepon kecil yang bisa dibawa kemana-mana
- telepon rumah — telepon di rumah untuk dipakai bersama
- media sosial — aplikasi atau situs untuk berbagi pesan
- cemas — merasa khawatir atau takut gelisah
- gangguan tidur — masalah yang membuat orang susah tidur
- komunikasi — pertukaran pesan atau percakapan antara orang
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Kapan menurutmu anak boleh punya ponsel?
- Apakah di rumahmu ada telepon rumah?
- Apakah kamu sering melihat layar setiap hari?
Artikel terkait
Kekerasan Digital terhadap Jurnalis dan Aktivis Perempuan
Kekerasan digital terhadap jurnalis dan aktivis perempuan di Indonesia semakin terlihat dalam lima tahun terakhir. Serangan online meliputi doxing, manipulasi foto, peretasan dan DDoS; korban melaporkan perlindungan kelembagaan yang terbatas.
Membaca untuk Kesenangan Menurun di AS
Di Amerika Serikat, kebiasaan membaca untuk kesenangan turun pada anak dan orang dewasa. Peneliti dari University of Miami menyebut media sosial, permainan, dan keterbatasan akses buku sebagai penyebab dan memberi saran praktis untuk mendorong membaca.
Pemuda Afrika: Tantangan dan Peluang untuk Masa Depan
Populasi Afrika relatif muda dan terus tumbuh, menurut laporan UNICEF (2023). Beberapa negara membuat inisiatif digital dan pelatihan, namun tantangan besar tetap di pendidikan, pekerjaan formal, dan layanan kesehatan bagi generasi muda.