Peneliti menggunakan data longitudinal selama 15 tahun untuk melihat peran ayah sebelum dan setelah COVID. Studi difokuskan pada sebuah daerah metropolitan besar di Filipina yang mengalami salah satu periode lockdown terlama dan paling ketat.
Hasilnya menunjukkan bahwa untuk kebanyakan ayah, keterlibatan setelah pandemi mirip dengan sebelum pandemi. Namun ayah yang beralih dari bekerja menjadi pengangguran atau underemployed menunjukkan peningkatan waktu membantu pendidikan anak, dan perubahan ini bertahan setelah pandemi. Peneliti menyarankan kebijakan seperti cuti ayah bergaji dan fleksibilitas kerja agar perubahan keterlibatan bisa lebih tahan lama.
Kata-kata sulit
- keterlibatan — peran aktif atau partisipasi seseorang dalam kegiatan
- pengangguran — keadaan tidak memiliki pekerjaan untuk mendapatkan penghasilan
- underemployed — memiliki pekerjaan tapi jam kerja atau gaji kurang
- fokus — memusatkan perhatian atau usaha pada sesuatudifokuskan
- fleksibilitas — kemampuan menyesuaikan waktu dan cara kerja
- cuti — waktu resmi berhenti bekerja sementara untuk istirahat
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa menurut Anda cuti ayah bergaji bisa membuat keterlibatan ayah lebih tahan lama?
- Apakah Anda atau seseorang yang Anda kenal pernah membantu pendidikan anak di rumah? Ceritakan pengalaman singkatnya.
- Bagaimana fleksibilitas kerja dapat membantu ayah menjadi lebih terlibat di rumah?
Artikel terkait
Undangan Acara Sosial Bisa Bantu atau Membebani Karyawan
Penelitian menemukan undangan untuk acara setelah jam kerja berdampak berbeda pada karyawan: beberapa merasa lebih terhubung, sedangkan yang pemalu sering merasa cemas dan tertekan. Waktu dan cara mengundang juga memengaruhi kinerja.
Forum Jurnalis Sains: Pelajaran dari Pandemi
Science Journalism Forum (30 Agustus—2 September) mengumpulkan jurnalis dan editor secara daring untuk membahas tantangan jurnalisme sains selama pandemi. Konferensi bertujuan memperkuat jaringan dan keterampilan, terutama di negara berkembang.
Studi: Autoantibodi Serang Otak pada Long COVID
Penelitian yang dipimpin oleh Akiko Iwasaki dan dipublikasikan di jurnal CELL menemukan bahwa beberapa pasien long COVID memiliki autoantibodi yang menyerang jaringan otak dan saraf. Transfer antibodi ini ke tikus menyebabkan gejala serupa dan menuntut penelitian lebih lanjut.