Penelitian dari sebuah universitas di AS menunjukkan bahwa banyak tersangka, saksi, dan korban masuk ke sistem peradilan dalam keadaan lelah, cemas, dan kurang tidur. Kehilangan tidur dapat mengubah cara orang mengingat peristiwa dan menilai situasi, sehingga bukti verbal menjadi kurang dapat dipercaya.
Ulasan itu menyebut tiga tahap di mana gangguan tidur mengubah bukti: sebelum melapor (ingatan melemah), saat kontak awal (jawaban kurang jelas), dan selama pemeriksaan di tahanan (rentan terhadap tekanan dan pengakuan palsu).
Penulis mengusulkan agar waktu wawancara dicatat, tanda kelelahan dicatat, rekaman video digunakan, dan standar hukum dikembangkan untuk memperhitungkan gangguan tidur.
Kata-kata sulit
- peradilan — sistem untuk memproses kasus hukum
- tersangka — orang yang dicurigai melakukan kejahatan
- bukti verbal — pernyataan lisan saksi atau tersangka
- pengakuan palsu — pernyataan salah tentang melakukan kejahatan
- rentan — mudah mendapat pengaruh atau bahaya
- mengusulkan — memberi saran atau ide untuk dilakukan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Menurutmu, bagaimana kurang tidur bisa mempengaruhi ingatan seseorang?
- Apakah penting mencatat tanda kelelahan saat wawancara? Mengapa atau mengapa tidak?
- Apa tindakan sederhana yang bisa dilakukan untuk membuat wawancara lebih adil jika saksi kelelahan?
Artikel terkait
Keadilan dan Penghormatan Barang Mempengaruhi Kepercayaan
Studi menemukan dua jenis tindakan—memperlakukan orang secara adil dan menghormati barang milik orang lain—membentuk kesan pertama dan kepercayaan lebih kuat dibanding tindakan lain. Penelitian ini dipublikasikan di PLOS One oleh peneliti dari dua universitas AS.
Brazil Dekriminalisasi Kepemilikan Ganja untuk Penggunaan Pribadi
Pada Juni 2024 Mahkamah Agung Brazil menyetujui dekriminalisasi kepemilikan ganja untuk penggunaan pribadi. Kepemilikan hingga batas tertentu dianggap bukan tindak pidana, dan keputusan itu berpotensi mengurangi kepadatan penjara.