Sebuah studi menemukan bahwa hubungan yang mendukung dari orang tua dan teman sebaya membantu remaja di keluarga militer menjaga kesehatan mental. Peneliti menilai keterlibatan di sekolah, kepercayaan diri, serta perasaan depresi atau kecemasan.
Para peneliti menganalisis tanggapan lebih dari 1,000 remaja berusia 11 sampai 18 dengan setidaknya satu orang tua bertugas aktif. Dari hubungan non-keluarga, hampir dua pertiga peserta mengatakan teman sebaya adalah sumber dukungan utama, dan lebih dari setengah menyebut ibu sebagai dukungan keluarga utama.
Studi menunjukkan keterampilan koping adaptif seperti pemecahan masalah dan kemandirian terkait kesejahteraan. Peneliti menyarankan mendorong kegiatan ekstrakurikuler dan membangun jaringan dukungan di komunitas.
Kata-kata sulit
- dukungan — bantuan atau sokongan dari orang lain
- remaja — orang muda usia sekitar sebelas sampai delapan belasremaja berusia
- kesehatan mental — keadaan emosi dan pikiran seseorang
- keterlibatan — partisipasi atau ikut serta dalam kegiatan
- pemecahan masalah — cara mencari solusi untuk suatu masalah
- ekstrakurikuler — kegiatan sekolah di luar pelajaran biasa
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah menurutmu teman sebaya penting sebagai sumber dukungan? Mengapa?
- Pernahkah kamu ikut kegiatan ekstrakurikuler di sekolah? Ceritakan singkat pengalamanmu.
Artikel terkait
Dukungan Sosial pada Masa Kecil Kurangi Risiko Kematian Dini Remaja
Penelitian menemukan dukungan sosial yang konsisten pada masa kanak-kanak mengurangi risiko kematian dini bagi remaja yang mengalami masalah keluarga atau kekerasan di komunitas. Studi ini mencontoh pengalaman masa kecil merugikan dan menyarankan langkah praktis bagi keluarga dan sekolah.
Kesehatan Mental Perinatal dan Pentingnya Dukungan
Sekitar 20% wanita mengalami depresi atau kecemasan selama kehamilan dan tahun pertama setelah melahirkan. Peneliti dan psikiater Kara Zivin berbagi pengalamannya dan menekankan kebutuhan dukungan sosial serta perhatian kebijakan kesehatan.