Lubang hitam supermasif berada di pusat banyak galaksi. Di pusat Bima Sakti ada Sagittarius A* dengan massa sekitar 4 juta Matahari. Lubang hitam itu tidak memancarkan cahaya, sehingga astronom mendeteksinya dari pengaruh pada bintang dan gas di sekitarnya.
Jika sebuah bintang terlalu dekat, gravitasinya dapat merobek bintang menjadi puing panjang. Menurut Teori Relativitas Umum, aliran puing ini membungkus dan bagian-bagiannya dapat bertabrakan. Tumbukan dan kemudian akresi menghasilkan radiasi sangat besar, sehingga bekas ledakan kadang lebih terang daripada galaksi tempat peristiwa terjadi. Astronom menyebut kejadian ini tidal disruption events (TDE).
Simulasi komputer beresolusi tinggi kini menunjukkan aliran koheren dan membantu menjelaskan mengapa TDE berbeda-beda.
Kata-kata sulit
- supermasif — sangat besar dan memiliki massa jauh lebih besar
- massa — jumlah materi atau berat suatu benda
- gravitasi — gaya yang menarik benda ke arah laingravitasinya
- puing — potongan sisa benda yang hancur
- akresi — proses materi berkumpul ke objek besar
- radiasi — energi yang dipancarkan sebagai gelombang atau partikel
- simulasi — model komputer untuk meniru kejadian nyata
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah kamu mendengar tentang Sagittarius A* sebelumnya? Apa yang kamu ketahui?
- Menurut teks, simulasi komputer membantu menjelaskan TDE. Menurutmu, mengapa simulasi itu penting?
- Bagaimana perasaanmu membaca bahwa ledakan TDE kadang lebih terang daripada galaksi?
Artikel terkait
Dua Sistem Terinspirasi Alam untuk Menjaga Panel Surya dari Debu
Peneliti Mesir mengembangkan dua sistem terinspirasi alam untuk membersihkan debu gurun dari panel surya. Satu sistem pakai getaran listrik dan lapisan nano, dan satu lagi digerakkan angin; uji lapang menunjukkan pengurangan kehilangan output.